WhatsApp Icon
Ketua BAZNAS Bengkalis Hadiri Pelepasan Pawai Takbir Idul Fitri 1447 H yang Berlangsung Meriah

BENGKALIS — Jum'at, 20 Maret 2026. Suasana malam takbiran di Kabupaten Bengkalis berlangsung semarak dan penuh khidmat dalam rangka Pelepasan Pawai Takbir Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah / 2026 Masehi.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Bengkalis ini dihadiri oleh Bupati Bengkalis, Wakil Bupati Bengkalis, Wakil Ketua I anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, KAPOLRES Bengkalis pimpinan instansi vertikal, Ketua Umum MKA dan Ketua Umum DPH Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Bengkalis, Ketua MUI, pimpinan organisasi Islam, Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua Bhayangkari, Ketua Dharma Wanita Persatuan, Camat Bengkalis dan Camat Bantan, serta pengurus masjid, musala dan surau se-Kecamatan Bengkalis.

Selain itu, turut hadir para tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, alim ulama, cendekiawan, serta seluruh masyarakat yang antusias mengikuti kegiatan pawai takbir tersebut.

Rangkaian acara diawali dengan persembahan musik yang menambah semarak suasana, dilanjutkan dengan laporan Komandan Upacara, serta pembacaan doa oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis, Drs. H. Khaidir.

Dalam sambutannya, Bupati Bengkalis menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh panitia, pengurus masjid dan musala, pemuda, serta masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam menyemarakkan pawai takbir. 

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga merupakan wujud syiar Islam dalam menyambut hari kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan.

Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, mempererat tali silaturahmi, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. Ia juga mengimbau para peserta pawai agar tetap menjaga ketertiban, keamanan, dan keselamatan selama kegiatan berlangsung, serta menampilkan kreativitas yang positif dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman.

“Melalui momentum pawai takbir ini, mari kita perkuat ukhuwah Islamiyah dan nilai-nilai religius dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Bupati Bengkalis secara resmi melepas 15 peserta pawai takbir tingkat Kabupaten Bengkalis, dengan harapan kegiatan dapat berjalan lancar, aman, dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat.

Gema takbir yang berkumandang di sepanjang jalan menambah kekhidmatan malam takbiran, 

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kekompakan dan kebersamaan seluruh unsur dalam menyukseskan perayaan malam takbiran di Kabupaten Bengkalis. (HUM-BAZNAS-BKS)

20/03/2026 | Kontributor: Annisa Amalia S,Tr.Ak
BAZNAS Bengkalis Terima Bantuan Kemanusiaan dari Forum Anak untuk Korban Bencana Sumatera

BENGKALIS – Senin 16 Maret 2026. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bengkalis menerima penyerahan bantuan kemanusiaan dari Forum Anak se-Kabupaten Bengkalis untuk korban bencana yang melanda wilayah Sumatera,Kepedulian generasi muda terhadap sesama kembali terlihat.

Penyerahan bantuan tersebut berlangsung dengan penuh haru dan semangat kebersamaan. 

Bantuan yang dikumpulkan oleh Forum Anak ini merupakan hasil dari aksi solidaritas dan kepedulian anak-anak Bengkalis terhadap saudara-saudara mereka yang terdampak bencana.

Ketua BAZNAS Kabupaten Bengkalis Ismail,S.Sos menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas inisiatif yang dilakukan oleh Forum Anak. Menurutnya, aksi ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai kepedulian sosial telah tertanam sejak dini di kalangan generasi muda.

“Ini adalah langkah yang sangat mulia. Kami mengucapkan terima kasih kepada Forum Anak se-Kabupaten Bengkalis yang telah menunjukkan empati dan kepedulian kepada korban bencana. Bantuan ini akan segera kami salurkan kepada yang berhak menerima,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bengkalis Emilda Susanti yang juga pendamping forum Anak Kabupaten Bengkalis di wakili oleh Fitrianita dan Kartuni.Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi anak-anak dalam membantu sesama, sekaligus menumbuhkan rasa solidaritas dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

BAZNAS Bengkalis memastikan bahwa bantuan yang diterima akan didistribusikan secara tepat sasaran kepada masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatera melalui mekanisme penyaluran yang transparan dan akuntabel. (HUM-BAZNAS-BKS)

17/03/2026 | Kontributor: Annisa Amalia S,Tr.Ak
Ketua BAZNAS Bengkalis Hadiri Penutupan Ngaji Posonan dan Serahkan Santunan bagi Kaum Dhuafa di Bantan Tengah

BENGKALIS – Sabtu 14 Maret 2026.Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bengkalis menghadiri kegiatan Penutupan Ngaji Posonan yang dirangkaikan dengan Peringatan Nuzulul Qur’an di Sekretariat Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bantan. Kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan santunan kepada puluhan kaum dhuafa sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan.

Acara yang berlangsung dengan suasana penuh khidmat ini dihadiri oleh pengurus ranting NU, tokoh masyarakat, jamaah Ngaji Posonan, serta masyarakat setempat. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah islamiyah sekaligus memperkuat kolaborasi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di tingkat masyarakat.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Bengkalis menyampaikan bahwa potensi zakat, infak, dan sedekah di tengah masyarakat sangat besar apabila dikelola secara profesional dan amanah. Menurutnya, pengelolaan ZIS yang baik akan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi kaum dhuafa.

“Jika zakat, infak, dan sedekah dikelola dengan tepat, baik, dan benar, maka manfaatnya akan langsung dirasakan oleh masyarakat. Dalam hal ini, peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Muslimat NU Bantan Tengah sangat penting sebagai perpanjangan tangan BAZNAS dalam menghimpun dan menyalurkan dana.” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar menyalurkan zakat melalui lembaga resmi yang diakui oleh negara, seperti BAZNAS. Dengan demikian, pengelolaan zakat dapat dilakukan secara transparan, profesional, dan tepat sasaran sehingga dana umat benar-benar dapat dimanfaatkan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan.

Setelah rangkaian sambutan dan tausiyah dalam rangka peringatan Nuzulul Qur’an, acara dilanjutkan dengan penyerahan santunan secara simbolis kepada puluhan kaum dhuafa di wilayah Kecamatan Bantan. Penyerahan santunan tersebut disambut dengan penuh rasa syukur oleh para penerima manfaat.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bengkalis berharap sinergi antara lembaga zakat, organisasi masyarakat, dan masyarakat luas dapat terus terjalin dengan baik, sehingga program-program pemberdayaan dan bantuan sosial bagi kaum dhuafa dapat terus berjalan secara berkelanjutan. (HUM-BAZNAS-BKS)

14/03/2026 | Kontributor: Annisa Amalia S,Tr.Ak
BAZNAS Bengkalis Salurkan Bantuan kepada Tukang Becak, Ringankan Beban Ekonomi Mustahik

BENGKALIS – Jum’at 13 Maret 2026.Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bengkalis kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan dengan menyalurkan bantuan kepada para tukang becak yang termasuk dalam kategori mustahik. 

Kegiatan penyaluran bantuan kepada Tukang Becak oleh BAZNAS,dan diserahkan langsung oleh Kepala Bagian Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Bengkalis Nia Sarah.

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian BAZNAS terhadap para pekerja sektor informal, khususnya tukang becak yang sehari-hari menggantungkan penghasilan dari jasa angkutan tradisional. Kondisi ekonomi yang tidak menentu seringkali membuat mereka kesulitan memenuhi kebutuhan hidup, sehingga bantuan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban mereka.

Ketua BAZNAS Kabupaten Bengkalis Ismail,S.Sos dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari pendistribusian dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para muzaki untuk disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima.

“Bantuan ini merupakan amanah dari para muzaki yang mempercayakan zakatnya kepada BAZNAS. Kami berharap bantuan ini dapat membantu para tukang becak dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari serta memberikan semangat untuk terus bekerja,” ujarnya.

Para penerima bantuan tampak bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Bengkalis serta para muzaki yang telah peduli terhadap kondisi mereka. Salah seorang tukang becak penerima bantuan menyampaikan bahwa bantuan tersebut sangat berarti bagi dirinya dan keluarga.

“Kami sangat bersyukur atas perhatian dari BAZNAS. Bantuan ini sangat membantu kami, terutama untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.

Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Bengkalis terus berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang berada dalam kondisi ekonomi kurang mampu. 

BAZNAS juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS agar semakin banyak masyarakat yang dapat terbantu. (HUM-BAZNAS-BKS)

13/03/2026 | Kontributor: Annisa Amalia S,Tr.Ak
BAZNAS Bengkalis Salurkan Santunan kepada Siswa dan Anak Yatim di Sejumlah Sekolah

BENGKALIS – Jumat, 13 Maret 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bengkalis kembali menyalurkan santunan kepada siswa kurang mampu dan anak yatim di sejumlah sekolah di Kecamatan Bengkalis, yaitu SDN 17 Bengkalis, SDN 39 Bengkalis, dan SDN 55 Bengkalis Desa Teluk Latak. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam mendukung pendidikan serta menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan sekolah.

Di SDN 17 Bengkalis, BAZNAS Kabupaten Bengkalis menyalurkan santunan kepada 35 siswa kurang mampu. 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Ismail,S.Sos,Kabag Administrasi Dedep Saputra,S.Pd.I,Kabag SDM dan Umum Daeng M.Thalib Johari,S.Pd,Kepala SDN 17 Bengkalis Bapak Hilmi, Ketua UPZ SDN 17 Bengkalis Bapak Ismanto, para guru, serta orang tua wali murid.

Dalam sambutannya, Kepala SDN 17 Bengkalis menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Bengkalis atas perhatian dan kepeduliannya kepada para siswa. Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kebutuhan sekolah serta menjadi motivasi bagi para siswa agar terus semangat dalam menuntut ilmu.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Bagian Administrasi BAZNAS Dedep Saputra,S.Pd.I Kabupaten Bengkalis juga menyampaikan apresiasi kepada UPZ SDN 17 Bengkalis yang telah berperan aktif bersama BAZNAS dalam pengelolaan ZIS-DSKL (Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya). Ia berharap sinergi antara BAZNAS dan UPZ sekolah dapat terus terjalin dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, di SDN 39 Bengkalis Kelurahan Rimba Sekampung, BAZNAS Kabupaten Bengkalis yang diwakili oleh Kepala Bagian SDM, Daeng Muhammad Thalib Johari, S.Pd menghadiri kegiatan santunan anak yatim yang diselenggarakan oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) SDN 39 Bengkalis. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Sekolah SDN 39 Bengkalis, Ibu Santi Limra, S.Pd, para guru, serta orang tua wali murid.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan BAZNAS Kabupaten Bengkalis menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah dan UPZ SDN 39 Bengkalis yang telah berperan aktif dalam menyalurkan kepedulian kepada anak-anak yatim. Diharapkan kegiatan santunan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan nilai-nilai keagamaan di lingkungan pendidikan.

Selain itu, Ketua BAZNAS Ismail,S.Sos Kabupaten Bengkalis juga menghadiri kegiatan Khatam Al-Qur’an di SDN 55 Bengkalis Desa Teluk Latak sekaligus menyalurkan santunan kepada 19 siswa yang membutuhkan. 

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bukti transparansi pengelolaan zakat yang dihimpun melalui UPZ.

Beliau juga mengajak pihak sekolah dan orang tua untuk mengoptimalkan gerakan sedekah melalui pengumpulan uang koin atau uang receh yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk berbagai program sosial yang bermanfaat.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Bengkalis berharap santunan yang diberikan dapat membantu meringankan beban para siswa dan anak yatim, sekaligus menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus belajar dan meraih masa depan yang lebih baik. (HUM-BAZNAS-BKS)

13/03/2026 | Kontributor: Annisa Amalia S,Tr.Ak

Berita Terbaru

Metodologi Digitalisasi Dalam Pengoptimalan Pengelolaan ZIS Di BAZNAS Bengkalis
Metodologi Digitalisasi Dalam Pengoptimalan Pengelolaan ZIS Di BAZNAS Bengkalis
POLBENG. Upaya mengoptimalkan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui digitalisasi terus ditingkatkan untuk menyediakan layanan keuangan publik yang transparan dan akuntabel bagi Muzaki (pemberi) dan Mustahik (penerima). Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bengkalis, Ismail, sebagai narasumber dalam kegiatan Workshop Akuntansi Sektor Publik Politeknik Negeri Bengkalis Jurusan Administrasi Niaga Program Studi D-IV Akuntansi Keuangan Publik Tahun 2024 yang diselenggarakan di Gedung TI Bengkalis pada Jumat, 6 Desember 2024. Dalam paparannya, Ismail mengungkapkan bahwa metode digitalisasi yang diimplementasikan oleh BAZNAS Kabupaten Bengkalis dilakukan melalui aplikasi berbasis teknologi bernama SiMBA (Sistem Informasi Manajemen BAZNAS). Implementasi SiMBA mencakup tiga fase: input, pemrosesan, dan keluaran. Pada fase input, petugas memasukkan data muzaki dan mustahik ke dalam SiMBA berdasarkan bukti setor zakat. Pada fase pemrosesan, petugas melakukan migrasi data dalam bentuk file .csv untuk mempermudah proses input data dalam jumlah besar. Pada fase keluaran, petugas SiMBA menyampaikan laporan kepada pimpinan BAZNAS Kabupaten Bengkalis. Aplikasi SiMBA menjadi acuan pengambilan keputusan dan perencanaan. Implementasinya didukung ketersediaan SDM berkualitas, fasilitas memadai, dan pelatihan berkelanjutan. Selain SiMBA, BAZNAS juga memanfaatkan SiMBA Lite untuk mengelola data Muzaki, donasi, dan keperluan internal lainnya. Untuk memenuhi kebutuhan pengelolaan masjid dan mushala, BAZNAS menyediakan aplikasi "Menara Masjid" yang dapat diunduh gratis. Aplikasi ini memungkinkan pencarian masjid terdekat, informasi pertemuan keagamaan, video pengajian, serta pelaporan ZIS yang dapat diakses oleh seluruh BAZNAS di Indonesia. Hadir dalam kegiatan workshop Kaprodi Akuntansi Keuangan Publik, Nurhazana, Dosen Pengampu Matakuliah Workshop, H.Imam Hakim dan 92 Mahasiswa Politeknik Negeri Bengkalis. (HUM-BAZNAS-BKS).
BERITA06/12/2024 | Bagas M, S.Sos.
Sukses Zakat BAZNAS RI Entaskan Kemiskinan Menggema di Konferensi ZATCA Saudi
Sukses Zakat BAZNAS RI Entaskan Kemiskinan Menggema di Konferensi ZATCA Saudi
BAZNAS RI. Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., memaparkan keberhasilan BAZNAS dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk menurunkan angka kemiskinan di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Kiai Noor saat menjadi pembicara dalam forum The Zakat, Tax, and Customs Authority (ZATCA) Conference 2024 yang diselenggarakan di Riyadh, Rabu (4/12/2024). Turut mendampingi Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA, Sekretaris Utama BAZNAS RI Dr. H. Muchlis Muhammad Hanafi, Lc., M.A., serta Direktur Pengumpulan Badan BAZNAS RI Faisal Qosim. Sesi Panel ke 4 dengan tema "Comparative Perspectives on Zakat Practices Internationally" juga dihadiri oleh pembicara dari delegasi Kemensos Arab Saudi, Bait Azzakah Kuwait, serta MAWIP Malaysia. Dalam kesempatan tersebut, Kiai Noor menyampaikan, Indonesia berhasil menurunkan angka kemiskinan menjadi 25,22 juta jiwa pada Maret 2024, termasuk penurunan kemiskinan ekstrem dari 6,20 persen pada 2014 menjadi 0,83 persen pada 2024, berkat berbagai kebijakan strategis, termasuk optimalisasi dana zakat. “Zakat dimanfaatkan untuk pendayagunaan ekonomi dan pendistribusian sosial yang terintegrasi dengan kebijakan nasional, didukung Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2022. Pendekatan ini menjadikan zakat sebagai alat redistribusi sekaligus pemberdayaan berkelanjutan, memberikan dampak ekonomi dan sosial signifikan bagi mustahik,” ujar Kiai Noor. Kiai Noor menjelaskan, BAZNAS mengintegrasikan program penanggulangan kemiskinan dengan tujuan SDGs melalui pendekatan holistik berbasis ekonomi, sosial, dan advokasi. Dalam aspek ekonomi, program seperti Z-Mart, Z-Chicken, dan BAZNAS Microfinance mendukung pemberdayaan mustahik melalui akses permodalan, produksi, dan pasar. “Pada aspek sosial, BAZNAS memfokuskan pada penurunan stunting, penyediaan fasilitas sanitasi berbasis WASH, dan program beasiswa untuk meningkatkan akses dasar, berkembang, dan darurat. Advokasi menjadi elemen pendukung melalui kebijakan, networking, dan pembangunan kapasitas guna memperkuat ekosistem zakat,” paparnya. Seluruh program ini, lanjut Kiai Noor, diarahkan untuk mengubah mustahik menjadi muzaki, sebagaimana terlihat dalam kerangka percepatan pengentasan kemiskinan BAZNAS. “Proses ini mencakup pendistribusian dan pemberdayaan hingga tahap moving out of poverty (MOP) dan moving out mustahik (MOM), memastikan kesejahteraan material dan spiritual mustahik secara berkelanjutan,” ucap Kiai Noor. Dalam mengelola dana ZIS, Kiai Noor menambahkan, BAZNAS menerapkan Prinsip 3 Aman (Aman Syari', Aman Regulasi, dan Aman NKRI) untuk menjamin dana zakat yang dihimpun digunakan sesuai dengan aturan syariah, memenuhi regulasi nasional, dan mendukung keutuhan negara. “Dalam implementasinya pada tahun 2024, program pengentasan kemiskinan berbasis zakat menunjukkan dampak signifikan. Pengelolaan zakat tidak hanya memenuhi amanat syariah tetapi juga mendukung agenda nasional dalam pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan,” ucap Kiai Noor. ZATCA Conference 2024 turut dihadiri oleh 5000 peserta dari kurang lebih 30 negara. Konferensi ini bertujuan untuk meningkatkan kerja sama internasional dalam bidang Zakat, pajak, dan bea cukai, sekaligus memberikan solusi inovatif untuk tantangan ekonomi saat ini di bidang-bidang tersebut di tengah transformasi digital yang pesat. (SUMBER BERITA- HUMAS BAZNAS RI).
BERITA05/12/2024 | Bagas M, S.Sos.
Masjid Dan Musala Harus Bentuk UPZ, Karena Banyak Keutamaannya
Masjid Dan Musala Harus Bentuk UPZ, Karena Banyak Keutamaannya
BANTAN. BAZNAS Kabupaten Bengkalis menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi program-program Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Hal ini diungkapkan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bengkalis, Ismail, melalui Kepala Bagian Kesekretariatan, SDM, dan Umum, Bagas. Pernyataan tersebut disampaikan pada acara penutupan STQ ke-10 dan Festival Anak Soleh ke-1 yang diselenggarakan di halaman Masjid Al-Ulya, Dusun Belas, Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bantan pada tanggal 02 Desember 2024. Dalam sambutannya, Bagas menekankan pentingnya kepatuhan pada ketentuan dan prosedur yang tercantum dalam PERBAZNAS Nomor 2 Tahun 2016 demi mewujudkan program optimalisasi penghimpunan zakat. Masjid dan musala diwajibkan mendirikan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dan menyalurkan donasi zakat, infak, dan sedekah kepada BAZNAS Kabupaten Bengkalis. Dana Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) yang terkumpul oleh UPZ masjid dan musala akan didistribusikan kembali kepada UPZ. Dalam hal tertentu, BAZNAS akan memberikan subsidi kepada UPZ sesuai kebutuhan. Kolaborasi ini diharapkan memudahkan dan menguntungkan UPZ dalam melaksanakan tugas dan fungsi mereka. Sesuai dengan prinsip dasar zakat, di mana harta didapat, di situ berzakat, di mana berzakat, di situlah disalurkan untuk umat." ungkap Bagas. Disamping itu, Pj Kepala Desa Bantan Tengah, Hadi Suryono, yang juga Ketua UPZ Masjid Al-Ulya, menyatakan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Bengkalis atas dukungannya dalam pelaksanaan kegiatan tersebut dan penyaluran bantuan kepada kaum dhuafa serta anak yatim. Hadi menambahkan bahwa pendirian UPZ di Masjid Al-Ulya memberikan banyak manfaat, salah satunya kemudahan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah dengan dukungan dari BAZNAS yang berkontribusi dalam penyaluran tersebut." ungkapnya. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Bengkalis memberikan bantuan sebesar Rp4.850.000 untuk para kaum duafa dan anak yatim. Tampak hadir Sekretaris Desa Bantan Tengah, Ketua LPTQ Dusun Belas, Ketua BPBD, Penyuluh Agama (Dai Bermasa), tokoh masyrakat undangan lainnya. (HUM-BAZNAS-BKS).
BERITA03/12/2024 | Bagas M, S.Sos.
BAZNAS Bengkalis Salurkan Zakat Dari UPZ SDN 15 Bengkalis
BAZNAS Bengkalis Salurkan Zakat Dari UPZ SDN 15 Bengkalis
BENGKALIS. Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional ke-79 pada tahun 2024, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bengkalis menyalurkan bantuan berupa paket sembako senilai Rp4.500.000 kepada 15 penerima manfaat yang kurang mampu. Bantuan tersebut bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dikumpulkan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) SDN 15 Bengkalis. Penyaluran bantuan dilakukan secara resmi di SDN 15 Bengkalis, Desa Pangkalan Batang, Kecamatan Bengkalis, Provinsi Riau, pada tanggal 29 November 2024. Ismail, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bengkalis, menyatakan bahwa zakat yang disalurkan bersumber dari dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dikumpulkan oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Sekolah Dasar Negeri 15. UPZ bertugas membantu BAZNAS Nasional, Provinsi, atau Kabupaten/Kota dalam mengumpulkan zakat di lembaga terkait. Tidak hanya itu, UPZ juga bertanggung jawab mendistribusikan dan mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat sesuai kewenangan yang diberikan oleh BAZNAS. Kewenangan dan tugas UPZ tertuang dalam Peraturan BAZNAS (PERBAZNAS) Nomor 2 Tahun 2016. Fungsi-fungsi UPZ antara lain melaksanakan sosialisasi dan edukasi zakat, mengumpulkan zakat di lingkungan institusi yang menaungi UPZ, mendata dan melayani muzaki (pemberi zakat), serta menyalurkan Nomor Pokok Wajib Zakat (NPWZ) dan Bukti Setor Zakat (BSZ) yang diterbitkan oleh BAZNAS kepada muzaki di institusi masing-masing. ‘’terang Ketua BAZNAS Kabupaten Bengkalis. Dalam kesempatan tersebut, Kepala SDN 15 Bengkalis, Abdul Rahman, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas penyaluran zakat oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bengkalis melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) SDN 15. Hal ini merupakan bukti nyata prinsip "dari kita, kembali ke kita", yang menunjukkan bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dikumpulkan oleh UPZ akan didistribusikan kembali kepada masyarakat melalui UPZ. Kerjasama antara BAZNAS dan UPZ ini menjadi wujud sinergi dalam mengelola zakat secara efektif dan bermanfaat. Diharapkan bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat yang optimal bagi mustahik dan mendatangkan pahala berlimpah bagi muzaki. (HUM-BAZNAS-BKS)
BERITA29/11/2024 | Bagas M, S.Sos.
Bekali Keterampilan Bina Usaha, BAZNAS Bengkalis Gelar Pengkapasitasan Mustahik
Bekali Keterampilan Bina Usaha, BAZNAS Bengkalis Gelar Pengkapasitasan Mustahik
BENGKALIS. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bengkalis menggelar pelatihan Pengkapasitasan Mustahik dengan tema "Optimalisasi Pendayagunaan Dana Zakat untuk Kesejahteraan Mustahik". Kegiatan dilaksanakan pada hari Senin, 25 November 2024 bertempat di Ruang Rapat Kantor BAZNAS Kabupaten Bengkalis, Jl. Kelapapati Darat. Ketua BAZNAS Kabupaten Bengkalis, Ismail, menyampaikan, “Pelatihan ini merupakan salah satu upaya kami untuk meningkatkan keterampilan para mustahik dalam mengelola bantuan modal usaha yang telah disalurkan oleh BAZNAS Kabupaten Bengkalis. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi para mustahik, sehingga mereka dapat mandiri secara ekonomi dan memiliki usaha yang berkelanjutan serta dapat menjaga amanah dari para muzaki yang telah menyalurkan zakatnya, agar para muzaki tenteram hatinya." ungkapnya. Sementara itu, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, Risman Hambali, mengatakan bahwa, kegiatan ini merupakan salah satu agenda rutin yang dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten Bengkalis dalam upaya meningkatkan literasi mustahik untuk berwirausaha, agar ke depannya dapat menciptakan kemandirian ekonomi melalui program pelatihan dan pemberdayaan yang terstruktur dan berkelanjutan serta mewujudkan mustahik menjadi muzaki sebagaimana visi dan misi BAZNAS Kabupaten Bengkalis." ujarnya. Saat diwawancarai media, Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Bengkalis menyampaikan "Kami berharap dengan bekal ini, mustahik dapat mampu mengelola usahanya dengan lebih baik sehingga dapat menjadi pelaku wirausaha yang kuat dan berdaya saing, membekali para mustahik dengan keterampilan yang diperlukan untuk mengelola keuangan mereka secara lebih efisien, membantu usaha mereka berkembang, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan mereka,” diungkapkan Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan. Wakil Ketua III Bidang Perencanaan Keuangan dan Pelaporan, Umayyah, menambahkan, mustahik nantinya juga akan diberikan pelatihan manajemen keuangan dalam memperkuat perekonomian para mustahik yang bergerak sebagai pelaku usaha mikro dan diharapkan dapat membekali para mustahik dengan keterampilan yang diperlukan untuk mengelola keuangan mereka secara lebih efisien, membantu usaha mereka berkembang, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan mereka,” tuturnya. Sebagai narasumber pada kegiatan tersebut Ketua MUI Bengkalis, H. Amrizal dan Dosen Institut Syariah Negeri Junjungan (IsNJ) Bengkalis, Muhammad Fadhil Junery. Kegiatan turut dihadiri para Kepala Bagian BAZNAS Kabupaten Bengkalis dan diikuti sebanyak 39 Mustahik. (HUM-BAZNAS-BKS).
BERITA25/11/2024 | Bagas M, S.Sos.
Apresiasi Lulusan Terbaik, BAZNAS Bengkalis Berikan Reward Wisudawan Wisudawati STAIN Bengkalis
Apresiasi Lulusan Terbaik, BAZNAS Bengkalis Berikan Reward Wisudawan Wisudawati STAIN Bengkalis
BENGKALIS. Sebagai bentuk apresiasi, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bengkalis melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) STAIN Bengkalis memberikan reward sebesar Rp13.500.000 untuk 23 wisudawan dan wisudawati lulusan terbaik STAIN Bengkalis. Reward tersebut diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bengkalis, Ismail, pada acara Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana Angkatan Ke-XI/XXV Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bengkalis Tahun 2024, pada hari Minggu, 24 November 2024, bertempat di Gedung Student Center STAIN Bengkalis, Riau. Bupati Bengkalis yang diwakili Wakil Bupati, Bagus Santoso, menyampaikan selamat kepada 687 lulusan STAIN Bengkalis saat Sidang Senat Terbuka. Ia berharap ilmu yang mereka peroleh dapat meningkatkan kemampuan, keterampilan, dan daya saing mereka di dunia kerja dan bisnis. Wakil Bupati, Bagus Santoso menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Ketua dan civitas STAIN Bengkalis atas keberhasilan mereka menghasilkan lulusan berkualitas serta mengingatkan para wisudawan bahwa sebagai Sarjana, mereka memiliki tanggung jawab intelektual dalam masyarakat. "Kecerdasan intelektual tidak selalu menjamin kesuksesan, tetapi dibutuhkan juga kecerdasan emosional dan spiritual," ungkapnya. Dalam wawancara media, Ketua BAZNAS Kabupaten Bengkalis, Ismail, menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada mahasiswa STAIN Bengkalis yang telah lulus program Sarjana (S1) tahun 2024. Ismail menekankan bahwa lulusan harus terus beradaptasi, berinovasi, dan memberikan kontribusi positif baik di masyarakat maupun di lingkungan kerja. Pasca lulus, lulusan akan memasuki fase pendidikan sesungguhnya, yaitu kehidupan nyata, yang menuntut kemampuan adaptasi yang tinggi, kepemimpinan, dan keinginan untuk terus belajar guna menghadapi berbagai tantangan dan peluang yang akan dijumpai di masyarakat. Tampak hadir dalam senat tersebut Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI Prof. Dr. Muhammad Ali Ramdhani, Direktur PTKI Kemenag RI Prof. Dr. Ahmad Zainul Hamdi, Kakan Kemenag Bengkalis H. Khaidir, Ketua STAIN Bengkalis Dr. H. Abu Anwar, Ketua Institut Syariah Negeri Junjungan Bengkalis Dr. Khadijah Ishak, Perwakilan DPRD Kabupaten Bengkalis Muhammad Isa, Direktur Politeknik Negeri Bengkalis Jhonny Custer, perwakilan Forkopimda Bengkalis, perwakilan Polres Bengkalis, perwakilan Dandim 0303 Bengkalis, perwakilan Kejaksaan Negeri Bengkalis, para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama lingkup Kabupaten Bengkalis, jajaran dosen dan tenaga pengajar STAIN Bengkalis, mahasiswa dan mahasiswi wisudawan dan wisudawati STAIN Bengkalis, serta orang tua wali dan tamu undangan lainnya. (HUM-BAZNAS-BKS).
BERITA24/11/2024 | Bagas M, S.Sos.
Perkuat Solidaritas Kemanusiaan Palestina, Menag RI Buka BAZNAS International Forum 2024
Perkuat Solidaritas Kemanusiaan Palestina, Menag RI Buka BAZNAS International Forum 2024
BAZNAS RI. Menteri Agama (Menag) RI, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA., secara resmi membuka acara BAZNAS Internasional Forum. Forum ini juga menjadi platform untuk memperkuat kontribusi dalam solidaritas kemanusiaan untuk Palestina. Turut hadir Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., Wakil Menteri Luar Negeri RI Anis Matta, Ketua Komisi VIII DPR RI H. Marwan Dasopang, M.Si, juga dihadiri oleh perwakilan mitra, Bayt Zakat wa Shadaqat Prof. Sahar Nasr, Mishr Khair Foundation Mr. Amr Mamdouh Sayed Mesilhy, Shuna'a al-Hayah Hamed Ibrahim Hamed Abdelmonem, Director of Warehouses and Procurement JHCO Wesam Nizar Odeh Aisaka, Director Fundraising and Development Department King Hussein Cancer Foundation Madeleine el-Sallag, Vice President Hayrat Yardim Turkiye Abdullah Ay, Head of Donor Relations Asia Department of External Relations and Communication UNRWA Jan Patrick Schnell. “Saat kita berkumpul, kita mengemban tanggung jawab bersama untuk tidak hanya mengakui luka-luka mendalam keluarga kita di Palestina, tetapi juga berpartisipasi aktif dalam penyembuhan luka-luka tersebut,” ujar Prof Nasaruddin di Jakarta, Selasa (19/11/2024). Dia menyampaikan, rasa sakit Palestina bukan hanya akibat konflik baru-baru ini, tetapi akibat daripada ketidakadilan, pengungsian, dan peneritaan selama puluhan tahun, selama beberapa generasi. “Saat kita berdiri di sini dan duduk bersama di tempat ini, Bapak-Ibu sekalian, kita harus memperoleh kekuatan dari keteguhan itu. Kita harus menghormatinya dengan memastikan bahwa kata-kata dan tindakan kita selaras dengan martabat dan keadilan yang layak diterima oleh rakyat Palestina,” ujarnya. Prof Nasaruddin mengajak semua pihak untuk berdiri bersama, bahu-membahu sebagai warga dunia, bersatu dalam keyakinan bahwa perdamaian itu mungkin. Ini bukan saatnya untuk bersimpati secara pasif. Ini adalah saatnya untuk dukungan aktif dan tindakan kolektif. “Penyembuhan datang ketika kita menyuarakan keadilan. Ketika kita menyuarakan suara-suara yang tertindas. Ketika kita menuntut diakuinya kekerasan dan pendudukan. Dan ketika kita menegaskan bahwa semua orang berhak hidup dalam martabat, kebebasan, dan keamanan,” jelasnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menambahkan, forum tersebut merupakan tindak lanjut dari apa yang disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto bahwa bagi Indonesia tidak ada kata lain Palestina harus segera merdeka. “Sampai saat ini sebagai contoh masyarakat Indonesia melalui BAZNAS telah membantu 400.525 orang di Gaza melalui program "Membasuh Luka Palestina." Program ini berhasil melebihi target penggalangan dana dengan total Rp 305 miliar, mengungguli target awal sebesar Rp 250 miliar,” tambahnya. Menurut Kiai Noor, BAZNAS International Forum tidak hanya sekadar pertemuan, tetapi juga wadah bagi kita untuk mengonsolidasikan kekuatan, berbagi pengalaman, dan mengintegrasikan upaya-upaya terbaik dari lembaga-lembaga kemanusiaan global. “Kita ingin memastikan bahwa forum ini melahirkan sinergi yang kuat di antara kita semua, yang akan membawa dampak lebih luas dan lebih signifikan bagi mereka yang membutuhkan,” ucapnya. “Pada kesempatan ini, saya juga ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh peserta dan lembaga yang telah hadir dan berkontribusi dalam forum ini. Keterlibatan Bapak-Ibu semua adalah bukti nyata dari komitmen kita bersama dalam mengatasi tantangan kemanusiaan global. Semoga Allah SWT meridhoi setiap langkah kita dan memberikan kekuatan dalam menjalankan amanah besar ini,” tambah Kiai Noor. (Sumber Berita HUMAS BAZNAS RI).
BERITA20/11/2024 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS Salurkan Bantuan Kemanusiaan Palestina Rp112,1 M
BAZNAS Salurkan Bantuan Kemanusiaan Palestina Rp112,1 M
BAZNAS RI. Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI) terus melanjutkan penyaluran bantuan kemanusiaan untuk Palestina sehingga total mencapai Rp112,1 miliar. Pendistribusian dilakukan bersama Bayt Zakat wa Shadaqat, Mishr Khair Foundation, Shuna’a Al Hayah, Jordan Hashemite Charity Organization (JHCO), Palestine Cancer Foundation, Hayrat Yardim Turkiye serta United Nations Relief and Works Agency (UNRWA). "Sehingga total keseluruhan bantuan kemanusiaan yang telah, sedang dan akan disalurkan 112,1 miliar rupiah," ujar Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., dalam pembukaan acara BAZNAS Internasional Forum yang diselenggarakan di Jakarta, Rabu (19/11/2024). Menurut Prof. Noor, ini sebagai wujud solidaritas masyarakat Indonesia terhadap krisis kemanusiaan di Palestina. Dibuka oleh Menteri Agama (Menag) RI, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA., BAZNAS International Forum juga dihadiri oleh Wakil Menteri Luar Negeri RI Anis Matta, Ketua Komisi VIII DPR RI H. Marwan Dasopang, M.Si., juga dihadiri perwakilan mitra, Bayt Zakat wa Shadaqat Prof. Sahar Nasr, Mishr Khair Foundation Mr. Amr Mamdouh Sayed Mesilhy, Shuna'a al-Hayah Hamed Ibrahim Hamed Abdelmonem, Director of Warehouses and Procurement JHCO Wesam Nizar Odeh Aisaka, Director Fundraising and Development Department King Hussein Cancer Foundation Madeleine el-Sallag, Vice President Hayrat Yardim Turkiye Abdullah Ay, Head of Donor Relations Asia Department of External Relations and Communication UNRWA Jan Patrick Schnell. “Penyaluran ini mencakup distribusi pangan, layanan kesehatan, dan dukungan perlindungan yang telah berhasil menjangkau banyak masyarakat Palestina,” ujar Kiai Noor. Menurut Kiai Noor, penyaluran tersebut telah mencapai target respons darurat awal. “Bantuan ini menjadi bukti nyata, besarnya solidaritas masyarakat Indonesia yang sangat peduli terhadap saudara-saudara kita di Palestina,” lanjutnya. Kiai Noor menambahkan, keberhasilan penyaluran bantuan kemanusiaan untuk Palestina ini tidak terlepas dari pemerintah Indonesia dan organisasi baik di dalam negeri maupun internasional. "Lebih dari 30 organisasi kemanusiaan internasional berkolaborasi bersama BAZNAS dalam misi kemanusiaan ini. Kolaborasi lintas negara ini mencerminkan kuatnya solidaritas global terhadap,” ucap dia. Selain bantuan darurat, BAZNAS juga telah mempersiapkan program pemulihan dan rekonstruksi untuk Palestina. Yakni untuk pemulihan, pembangunan infrastruktur, termasuk rumah sakit, masjid, dan sekolah. “Kami ingin memastikan keberlanjutan kehidupan masyarakat Palestina melalui pemberdayaan dan infrastruktur yang memadai,” ungkap Kiai Noor. Kiai Noor menyampaikan, hingga saat total bantuan kemanusian untuk Palestina mencapai Rp300 miliar lebih yang berhasil dihimpun BAZNAS, angka tersebut melampaui target awal sekitar Rp250 miliar. Selain fokus pada Palestina, Kiai Noor juga menyoroti program bantuan untuk negara-negara Islam lainnya, seperti Sudan dan Yaman, melalui inisiatif “Selamatkan Dunia Islam dari Krisis”. Program ini bertujuan untuk merespons berbagai krisis kemanusiaan yang melanda negara-negara Islam. Di akhir sambutannya, Kiai Noor menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam misi kemanusiaan ini. Ia juga menyampaikan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang menegaskan untuk mewujudkan kemerdekaan Palestina. “Insya Allah, kami akan terus bergerak bersama masyarakat Indonesia untuk menghadirkan harapan dan solusi nyata bagi Palestina dan dunia Islam lainnya,” ujar Kiai Noor. "Forum ini diharapkan menjadi platform yang memperkuat kolaborasi internasional dan meningkatkan dampak dari misi kemanusiaan BAZNAS di masa mendatang," ucap dia. (Sumber Berita BAZNAS RI).
BERITA20/11/2024 | Humas BAZNAS RI
Cegah Donasi Liar, BAZNAS Bengkalis Berikan Edukasi Melalui RRI Bengkalis
Cegah Donasi Liar, BAZNAS Bengkalis Berikan Edukasi Melalui RRI Bengkalis
BENGKALIS. Pada Dialog Interaktif RRI (Radio Republik Indonesia) Pro I Bengkalis yang diselenggarakan di Ruang Rapat Kantor BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Bengkalis pada 19 November 2024, Risman Hambali, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Bengkalis, mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dengan kegiatan penggalangan dana yang semakin marak dilakukan. Sebagai upaya antisipasi penyalahgunaan donasi, kami telah bekerja sama dengan Kepolisian Resor Bengkalis untuk membahas cara dan prosedur yang diperlukan dalam menangani donasi yang mencurigakan. Pada acara hari ini, RRI Pro 1 Bengkalis mengundang Kepala Satuan Intelijen Polres Bengkalis sebagai narasumber untuk memberikan informasi terkait topik tersebut. Acara ini bertujuan untuk memberikan pendidikan kepada masyarakat melalui penyebaran informasi yang mudah diakses, seperti melalui Radio Republik Indonesia (RRI) yang dikenal sebagai sumber informasi yang akurat dan terpercaya. Pihak kepolisian (Polres Bengkalis) akan turut memberikan panduan dalam menangani kasus donasi ilegal oleh pihak tak dikenal, mengingat kasus ini tengah marak terjadi. BAZNAS Kabupaten Bengkalis juga mengapresiasi dukungan dari semua pihak dalam meningkatkan kualitas layanannya, khususnya dalam pengumpulan, penyaluran, dan penyampaian informasi BAZNAS kepada masyarakat.’’ ungkap Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bengkalis. Selain itu, Kasat Intel Polres Bengkalis, AKP Bagus Nagara Baranacita, menyatakan bahwa Polres Bengkalis juga akan berperan sebagai penghubung bagi masyarakat yang ingin melakukan penggalangan dana terkait kemanusiaan atau bencana. Selanjutnya, Polres Bengkalis akan memfasilitasi pertemuan dengan BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Bengkalis, lembaga resmi yang ditunjuk pemerintah berdasarkan Undang-Undang No. 23 Tahun 2011 dan Keputusan Presiden No. 08 Tahun 2001. Kolaborasi ini akan memastikan sistem pengumpulan dan penyaluran dana sesuai dengan peraturan yang berlaku.’’ ujarnya. Kepolisian Resor Bengkalis sangat mengapresiasi inisiatif Radio Republik Indonesia (RRI) Bengkalis dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Bengkalis dalam menggelar edukasi pencegahan donasi ilegal. Ke depan, diharapkan edukasi serupa juga diadakan di wilayah lain Kabupaten Bengkalis, seperti Duri. Dengan begitu, pengetahuan yang bermanfaat tentang donasi tersebut dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.’’harapnya. Koordinator RRI Bengkalis Tengku Muhammad Iqbal juga menyampaikan, sebagai bentuk pelayanan informasi untuk masyarakat, RRI Bengkalis berupaya mensosialisasikan pentingnya memahami jalur donasi yang benar. Hal ini dilakukan untuk mencegah maraknya donasi ilegal dan memastikan masyarakat dapat menyumbangkan dana secara tepat.’’ tegasnya. Turut hadir dalam kegiatan, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (DISKOMINFOTIK) Bengkalis Adi Sutrisno, Reporter RRI Bengkalis Sri Mawarti Syarif, Perwakilan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bengkalis, Ketua media 3K3.co.id (Budhy Arto Buwono), PMII Bengkalis, DEMA STAIN, BEM POLBENG, DEMA Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) Bengkalis dan anggota Lintas Kampus dan Literasi Bengkalis. (HUM-BAZNAS-BKS).
BERITA19/11/2024 | Bagas M, S.Sos.
BAZNAS Bengkalis Hadiri Acara BAZNAS Forum International Yang Di Taja BAZNAS RI
BAZNAS Bengkalis Hadiri Acara BAZNAS Forum International Yang Di Taja BAZNAS RI
JAKARTA. Pada 19 November 2024, Ismail, selaku Ketua BAZNAS Kabupaten Bengkalis, turut hadir dalam BAZNAS International Forum (BIF) "Humanitarian Solidarity for Palestine and the Islamic World" yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI di Jakarta. Langkah ini dirancang sebagai upaya penting untuk meningkatkan koneksi dan kolaborasi dengan mitra global demi memfasilitasi upaya kemanusiaan, terutama yang berdampak pada warga di Palestina. Dalam pembukaan forum tersebut, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, menyatakan bahwa forum ini merupakan kesempatan berharga untuk memperluas jaringan kerja sama BAZNAS di seluruh dunia. Forum tersebut memungkinkan donator untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang kegiatan BAZNAS dan cara mereka dapat memberikan kontribusi lebih besar dalam mendukung kemanusiaan di Palestina. Ketua BAZNAS berharap forum ini mampu menarik lebih banyak dukungan guna memperkuat solidaritas kemanusiaan bagi Palestina. Dalam forum tersebut, BAZNAS akan berkolaborasi dengan organisasi kemanusiaan global. Mereka akan mengeksplorasi potensi kerja sama dengan Bayt Zakat Al Azhar, Mishr Al Kheir, Shunna Al Hayat, Jordan Hashemite Charity Organization, UNRWA, dan Islamic Solidarity Fund OIC. Tujuannya adalah untuk memaksimalkan dampak bantuan kemanusiaan di Indonesia dan negara-negara lain yang membutuhkan. Sekretaris Utama BAZNAS RI, Muchlis Hanafi, menyoroti bahwa forum ini memperkuat peran BAZNAS di kancah internasional dan meningkatkan kontribusinya terhadap isu kemanusiaan di Palestina. Ia menekankan bahwa BAZNAS berkomitmen untuk mengutamakan solidaritas kemanusiaan bagi negara lain, khususnya Palestina. Bersama mitra internasional, BAZNAS akan bekerja sama mendistribusikan bantuan kepada masyarakat Palestina. Muchlis menyampaikan aspirasi agar program tersebut dapat menjadi pemicu bagi BAZNAS dalam mengembangkan pengaruhnya di kancah global, khususnya dalam memberikan dukungan kemanusiaan di Palestina. Melalui kerja sama internasional yang erat, BAZNAS berniat menjadi penggerak persatuan dunia Islam untuk waktu yang akan datang. Melalui media BAZNAS Bengkalis, Ketua BAZNAS Kabupaten Bengkalis, Ismail, sangat mendukung dan mengapresiasi Forum ini. Ia menekankan bahwa krisis kemanusiaan di Gaza memburuk secara mengkhawatirkan dan menjadi perhatian global. BAZNAS memiliki peran penting dalam menangani krisis ini, dan Forum ini menunjukkan peran strategisnya sebagai pelaksana keanggotaan Indonesia di Islamic Solidarity Fund (ISF) OIC. Hal ini mengukuhkan posisi BAZNAS dalam kerja sama internasional, terutama dengan Organisasi Kerjasama Islam (OIC). Kegiatan ini dihadiri oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Muhammad Anis Matta, Ketua Komisi VIII DPR RI, H. Marwan Dasopang, M.Si, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mohammad Mahdum, Pimpinan BAZNAS RI, KH. Achmad Sudrajat, Lc. MA, Sekretaris Utama BAZNAS RI, Dr. H. Muchlis M. Hanafi, Lc. MA, Prof. Sahar Nasr (Bayt Zakat wa Shadaqat), Mr. Amr Mamdouh Sayed Mesilhy (Mishr Khair Foundation), Hamed Ibrahim Hamed Abdelmonem (Shuna'a al-Hayah), Wesam Nizar Odeh Aisaka (Director of Warehouses and Procurement JHCO), Madeleine el-Sallag (Director Fundraising and Development Department King Hussein Cancer Foundation), Abdullah Ay (Vice President Hayrat Yardim Turkiye), Jan Patrick Schnell (Head of Donor Relations Asia Department of External Relations and Communication UNRWA) (HUM-BAZNAS-BKS).
BERITA19/11/2024 | Bagas M, S.Sos.
Ketua BAZNAS Bengkalis, UPZ Bagian Dari Jaringan Zakat Nasional
Ketua BAZNAS Bengkalis, UPZ Bagian Dari Jaringan Zakat Nasional
BENGKALIS. Dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bengkalis, Ismail melakukan sosialisasi ZIS-DSKL dan Pembentukan Unit Pengumpul Zakat di Musala Pasar Al-Muqarrabin, Kelurahan Bengkalis Kota, Kecamatan Bengkalis pada Ahad malam Senin, 17 November 2024. Dalam paparannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Bengkalis, Ismail, mengatakan, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) merupakan bagian dari jaringan zakat nasional yang dipercayakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk mengumpulkan zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat di wilayah kerjanya. UPZ juga memiliki misi untuk membantu mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin (Mustahik). Kehadiran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) diharapkan menjadi garda terdepan dan menjadi instrumen terpenting dalam meningkatkan tata kelola zakat, serta meningkatkan kinerja BAZNAS Kabupaten Bengkalis, ujar Ketua BAZNAS Kabupaten Bengkalis. Pada pertemuan tersebut, Ismail juga memaparkan laporan keuangan BAZNAS Kabupaten Bengkalis, termasuk pengumpulan dan penyaluran zakat, infak, dan sedekah serta mengumumkan program penggalangan dana yang baru diluncurkan, yaitu "Donasi Infak Santri Duafa" dan "Tabungan Kurban". Dengan program ini, masyarakat dapat membantu santri kurang mampu dan mewujudkan keinginan berkurban melalui Tabungan Kurban yang disediakan oleh BAZNAS Kabupaten Bengkalis. Setelah sosialisasi selesai, semua yang hadir berkomitmen untuk membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Musala Pasar Al-Muqarrabin. Mereka bersepakat untuk bekerja sama membantu Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bengkalis mengumpulkan zakat. Hadir para pengurus dan jamaah Musala Pasar Al-Muqarrabin, Kelurahan Bengkalis Kota, Da'i BAZNAS Kabupaten Bengkalis Ustad Mahfudin Efendi, Staf Humas Wan Aditya Dwi Kurniawan. (HUM-BAZNAS-BKS).
BERITA17/11/2024 | Bagas M, S.Sos.
Sosialisasi ZIS-DSKL Dan Pembentukan UPZ Masjid, Musala seDesa Langkat
Sosialisasi ZIS-DSKL Dan Pembentukan UPZ Masjid, Musala seDesa Langkat
SIAK KECIL. Di pimpin langsung oleh Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, Risman Hambali, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten melakukan sosialisasi tentang zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL) serta pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Masjid An-Nawawi, Dusun Sidomulyo, Desa Langkat, pada tanggal 15 November 2024. Saat ini, BAZNAS Kabupaten Bengkalis masih terus berupaya melakukan peningkatan pengumpulan ZIS-DSKL.,dengan tujuan mewujudkan visi BAZNAS Kabupaten Bengkalis, yakni menjadi lembaga utama menyejahterakan masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Bengkalis Bermarwah, Maju, dan Sejahtera. Dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS atau melalui UPZ-UPZ yang ada, masyarakat turut serta berperan membangun kesejahteraan umat. "ujar Risman Hambali. Di samping itu, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten juga menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam menyalurkan donasinya. Hal tersebut berkaitan dengan maraknya penggalangan donasi atas nama kemanusiaan yang dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) tanpa adanya legalitas hukum yang jelas. Sehingga tidak dapat dipastikan donasi tersebut disalurkan kepada penerimanya yang berhak atau bahkan dipergunakan untuk kepentingan pribadi. Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat apabila menemukan adanya penggalangan donasi dimaksud, agar sekiranya berhati-hati. Jika perlu, dapat dipertanyakan terkait izin dari pihak yang berwenang atau dicek secara teliti atas nama siapa penggalangan donasi tersebut dilakukan. Jika sekiranya mencurigakan, dapat segera melaporkan kepada pihak yang berwajib. Hal ini untuk menghindari penyalahgunaan donasi umat yang melanggar peraturan dan undang-undang, jelas Risman Hambali. Pj. Kepala Desa Langkat H. Indrawan sangat mendukung pembentukan UPZ di setiap Masjid dan Musala yang berada di Desa Langkat. Hasil akhir sosialisasi tersebut, Masjid dan Musala yang berada di Desa Langkat tersebut sepakat untuk membentuk UPZ. Hadir para pengurus Masjid dan Musala se-Desa Langkat, Kecamatan Siak Kecil, Humas, dan Relawan BAZNAS Kabupaten Bengkalis (Aditya dan Anggi). HUM-BAZNAS-BKS.
BERITA16/11/2024 | Bagas M, S.Sos.
BAZNAS Bengkalis Melalui UPZ KUA Mandau Salurkan Zakat Ekonomi Produktif
BAZNAS Bengkalis Melalui UPZ KUA Mandau Salurkan Zakat Ekonomi Produktif
MANDAU. BAZNAS Kabupaten Bengkalis melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mandau mendistribusikan zakat bidang ekonomi produktif sebesar Rp7.500.000 untuk lima penerima manfaat. Penyaluran dilaksanakan pada hari Kamis, 14 November 2024, bertempat di Kantor KUA Kecamatan Mandau. Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bengkalis, Kepala Kantor Kementerian Agama Bengkalis, Sekretaris Camat Mandau dan Ketua UPZ KUA Mandau. Kepala Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis, Khaidir, mendukung kegiatan yang ditaja oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mandau. Menurutnya, kegiatan ini menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu. Khaidir juga mengapresiasi kinerja BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Bengkalis yang semakin baik. Hingga November 2024, BAZNAS telah mengumpulkan zakat, infak, dan sedekah senilai 11, 3 miliar rupiah. Pencapaian ini merupakan hasil dari berbagai upaya, seperti koordinasi dengan pemerintah daerah, peningkatan layanan, dan kerja sama dengan berbagai pihak. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Bengkalis, Ismail, juga mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia turut menyampaikan bahwa penyaluran zakat melalui UPZ KUA Mandau adalah bagian dari kolaborasi Kementerian Agama RI dan BAZNAS RI. Tujuannya adalah memberdayakan masyarakat kurang mampu. Salah satunya melalui program Kampung Zakat di wilayah-wilayah tertentu. Ismail juga menambahkan, dana zakat yang dikumpulkan UPZ akan didistribusikan kembali melalui UPZ. Tidak lupa, kami juga berpesan kepada para Mustahik agar mendoakan Muzaki yang telah menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS Kabupaten Bengkalis,''disampaikan Ketua BAZNAS Kabupaten Bengkalis. Mewakili Camat Mandau, Sekretaris Camat Muhammad Rusydy menyampaikan terima kasih atas kontribusi Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mandau yang telah membantu pemerintah, khususnya di wilayah Mandau, dalam memberikan perhatian kepada pelaku usaha kecil. Rusydy berharap Unit Pengumpul Zakat (UPZ) KUA dan UPZ Kantor Camat Mandau dapat terus bersinergi dalam mengumpulkan zakat guna membantu lebih banyak masyarakat melalui BAZNAS Kabupaten Bengkalis. Camat Mandau yang juga selaku Penasehat UPZ Masjid Besar Arafah, sangat mendukung keberadaan UPZ di wilayah Kecamatan Mandau. Dikegiatan yang sama, Ketua UPZ KUA Kecamatan Mandau, Saim, menyampaikan’’bahwa UPZ Kecamatan Mandau ini baru terbentuk 1 tahun yang lalu. Terlaksananya kegiatan ini adalah hasil pengumpulan ZIS UPZ KUA Mandau dan atas arahan dari Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis serta bekerjasama dengan BAZNAS, sehingga zakat ini disalurkan kepada para Mustahik yang berada di wilayah Kecamatan Mandau. (HUM-BAZNAS-BKS).
BERITA14/11/2024 | Bagas M, S.Sos.
Evaluasi Dan Monitoring Pembangunan RLHB Di Desa Pematang Obo, Kecamatan Bathin Solapan
Evaluasi Dan Monitoring Pembangunan RLHB Di Desa Pematang Obo, Kecamatan Bathin Solapan
BATHIN SOLAPAN. Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bengkalis, Ismail, didampingi Kepala Bagian Pendistribusian dan Pendayagunaan, Faruk Baihaki Muhammad, Kepala Bagian Pengumpulan, Dedep Saputra dan Relawan Kantor Layanan BAZNAS Kabupaten Bengkalis di Duri Ustad Salimun dan Ahmad Taher, melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi program Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) tahun 2024 di Desa Pematang Obo, Kecamatan Bathin Solapan pada Rabu, 13 November 2024. Program RLHB merupakan program unggulan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bengkalis yang bertujuan untuk memberikan tempat tinggal yang layak bagi warga kurang mampu. Menurut Ketua BAZNAS Kabupaten Bengkalis, Ismail, pengawasan dan evaluasi sangat penting untuk memastikan program BAZNAS berjalan efektif dan efisien. Evaluasi memastikan bahwa dana zakat yang terkumpul tersalurkan dengan baik dan membawa manfaat nyata bagi penerima manfaat, terutama yang bergantung pada program-program tersebut. Zulfitra Risno, penerima manfaat, mengungkapkan rasa syukur kepada para pemberi zakat (muzaki) atas bantuan yang diterimanya melalui BAZNAS Kabupaten Bengkalis. Ia mengatakan bahwa zakat yang disalurkan telah memberikan kesempatan baginya untuk memiliki Rumah Layak Huni. Ia mendoakan agar Allah membalas kebaikan para muzaki dengan pahala berlipat ganda. (HUM-BAZNAS-BKS).
BERITA13/11/2024 | Bagas M, S.Sos.
UPZ Sebagai Perantara BAZNAS Untuk Mensyiarkan Zakat
UPZ Sebagai Perantara BAZNAS Untuk Mensyiarkan Zakat
SIAK KECIL. Wakil Ketua I bidang pengumpulan BAZNAS Kabupaten Bengkalis, Risman Hambali, menyosialisasikan ZIS-DSKL serta pembentukan Unit Pengumpul Zakat di Masjid Ar-Ruhama, Desa Sadar Jaya, Kecamatan Siak Kecil pada Rabu malam, 13 November 2024. Tujuan pembentukan UPZ adalah untuk mendukung Gerakan Masyarakat Sadar Zakat yang diusung BAZNAS, sesuai dengan UU Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. UU ini mengizinkan BAZNAS membentuk UPZ di lembaga pemerintah, BUMN, BUMD, perusahaan swasta, perwakilan Indonesia di luar negeri, serta di tingkat kecamatan, kelurahan dan tempat lainnya termasuk masjid dan musala.’’ungkap Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bengkalis. Risman Hambali menekankan bahwa kesadaran berzakat melalui BAZNAS masih rendah. "Zakat itu wajib, tapi masyarakat lebih banyak berinfak. Masjid sebagai tempat berkumpulnya umat Muslim dan pengurusnya dekat dengan masyarakat, sehingga lebih mudah jika UPZ masjid menjadi perantara BAZNAS dalam menyosialisasikan zakat kepada jamaah masjid.'' ujarnya. Kegiatan sosialisasi dihadiri Sekretaris Desa Sadar Jaya, Kepala Dusun, RT, RW, Ketua BPD, Ketua Masjid Ar-Ruhama, Ketua Masjid Darussalam, pengurus musala desa setempat, Staf Humas BAZNAS Kabupaten Bengkalis dan relawan (Wan Aditya Dwi Kurniawan dan Anggi Arlian). HUM-BAZNAS-BKS.. HUM-BAZNAS-BKS.
BERITA13/11/2024 | Bagas M, S.Sos.
Tingkatkan Pengumpulan, BAZNAS Bengkalis Eksplor Potensi Zakat
Tingkatkan Pengumpulan, BAZNAS Bengkalis Eksplor Potensi Zakat
DURI. Upaya untuk meningkatkan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kabupaten Bengkalis aktif mengeksplor potensi zakat yang ada. Salah satu upayanya yaitu Ketua BAZNAS Ismail menyosialisasikan kewajiban berzakat, berinfak, dan bersedekah kepada kelompok pengrajin tahu dan tempe di Kelurahan Babussalam, Duri, Kecamatan Mandau, pada Rabu malam tanggal 13 November 2024. Ketua BAZNAS Kabupaten Bengkalis, Ismail, menekankan peran krusial zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola secara tepat dapat membantu mengatasi berbagai kebutuhan masyarakat, seperti menyediakan modal usaha bagi usaha kecil, bantuan pendidikan bagi pelajar kurang mampu, biaya pendampingan pengobatan bagi mustahik dan bantuan untuk korban bencana alam. Di samping itu, menunaikan zakat merupakan kewajiban setiap muslim yang telah mampu dan memenuhi syarat zakat, sambungnya. ''Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam Alqur'an surat Al-Baqarah ayat 43: "Dan dirikanlah sholat, tunaikanlah zakat, dan rukuklah beserta orang yang rukuk." Dalam surat lainnya, yakni At-Taubah ayat 103: "Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka dan doakanlah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." Hadir, Kepala Bagian Pengumpulan Dedep Saputra, Kepala Bagian Pendistribusian dan Pendayagunaan Faruk Baihaki Muhammad, serta relawan Kantor Layanan BAZNAS Kabupaten Bengkalis di Duri, Ustad Ahmad Taher dan Ketua Kelompok Pengrajin Tahu dan Tempe di Duri. (HUM-BAZNAS-BKS).
BERITA13/11/2024 | Bagas M, S.Sos.
Melalui Pengelolaan Zakat, Infak Dan Sedekah, BAZNAS Bengkalis Entaskan Kemiskinan
Melalui Pengelolaan Zakat, Infak Dan Sedekah, BAZNAS Bengkalis Entaskan Kemiskinan
MANDAU. Untuk membantu mengurangi kemiskinan di Kabupaten Bengkalis, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bengkalis memberikan bantuan zakat dalam bentuk modal usaha kepada enam mustahik di Kecamatan Mandau. Penyerahan bantuan ini dilaksanakan di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) pada hari Rabu, 13 November 2024. Ketua BAZNAS Kabupaten Bengkalis mengungkapkan bahwa penerima bantuan telah direkomendasikan oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bengkalis, sesuai dengan Peraturan BAZNAS (PERBAZNAS) Nomor 2 Tahun 2016. Kewenangan UPZ tersebut mencakup mengusulkan calon penerima bantuan yang memenuhi syarat. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Salman Alfarisi) menjelaskan bahwa terdapat banyak keuntungan menjadi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS, salah satunya adalah legalitas. Dengan menjadi UPZ BAZNAS, sebuah organisasi/lembaga secara hukum berwenang mengumpulkan zakat berdasarkan Surat Keputusan Ketua BAZNAS. Selain itu, UPZ juga memiliki standar kualitas yang mengikuti prinsip pengelolaan zakat yang baik, dan masih banyak keuntungan lainnya. BAZNAS Kabupaten Bengkalis dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis berkoordinasi erat dalam menjalankan program-program untuk mengurangi kemiskinan ekstrem, termasuk melalui bantuan zakat produktif.’’ dikatakan Salman Alfarisi. Total bantuan yang disalurkan sebesar Rp25.844.000 untuk enam orang mustahik di antaranya, Yovi Sandra, Salda Lina, Leni Rafika, Sinar, Kasma Dewi, dan Nilawaty. Bantuan diserahkan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bengkalis, Ismail, disaksikan langsung oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bengkalis, Salman Alfarisi. Turut hadir Kepala Bagian Pendistribusian Faruk Baihaki Muhammad, Kepala Bagian Pengumpulan Dedep Saputra, relawan Kantor Layanan BAZNAS Kabupaten Bengkalis di Duri, Ustad Salimun dan Ahmad Taher. (HUM-BAZNAS-BKS).
BERITA13/11/2024 | Bagas M, S.Sos.
Tingkatkan Sinergitas Antar Sektor, BAZNAS Bengkalis Gelar Ruang Harmonisasi Lintas Sektoral Dan Literasi
Tingkatkan Sinergitas Antar Sektor, BAZNAS Bengkalis Gelar Ruang Harmonisasi Lintas Sektoral Dan Literasi
BENGKALIS. Dalam diskusi bertema ’Urgensi Kolaborasi Dalam Kontribusi yang Terintegrasi". Ketua BAZNAS Kabupaten Bengkalis, Ismail, mendorong kaum muda untuk aktif berpartisipasi dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui sinergi dan kolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten Bengkalis. Seruan ini disampaikan pada forum diskusi yang diadakan di kantor BAZNAS Kabupaten Bengkalis pada Selasa (12/11/2024). Acara tersebut dihadiri oleh pejabat dan perwakilan organisasi, antara lain Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Bengkalis (Adi Sutrisno), Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bengkalis (Risman Hambali), Wakil Ketua II, Wakil Ketua III (Umayyah), KASAT INTEL Polres Bengkalis (BRIPKA Syafei), Koordinator dan Reporter RRI Bengkalis (Tengku Muhammad Iqbal dan Sri Mawarti Syarif), Sekretaris Umum MUI Bengkalis (Affan Zahidi), Ketua Media 3K3.co.id (Budhy Arto Buwono), serta mahasiswa dari PMII, BEM Politeknik Negeri Bengkalis, DEMA STAIN, dan DEMA STIES Bengkalis. Selain itu, hadir pula 35 peserta dari berbagai Lintas Literasi yang tergabung dalam Lintas Kampus Ketua BAZNAS Kabupaten Bengkalis, Ismail, mengatakan bahwa "Ruang Harmonisasi Lintas Sektoral dan Literasi" bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antar lembaga dan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang zakat. Misi utamanya adalah memberantas kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat melalui pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah yang efektif. Oleh karena itu, BAZNAS Kabupaten Bengkalis membutuhkan strategi kampanye yang inovatif dan kreatif dari generasi muda untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan citra positif BAZNAS. Selain itu, Risman Hambali, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bengkalis, menekankan bahwa tantangan generasi muda dapat diatasi dengan menumbuhkan kepedulian sosial secara inovatif. Dengan meningkatkan literasi digital, generasi muda diharapkan memiliki ketahanan terhadap informasi dan pengaruh negatif dari luar atau platform digital. Oleh karena itu, penguatan literasi digital sangat penting, baik dari segi teknis maupun etika berbudaya di dunia digital. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (diwakili Sekretaris Adi Sutrisno) mengapresiasi forum diskusi yang diadakan BAZNAS Bengkalis. Apresiasi kepada BAZNAS Bengkalis karena mengundang seluruh pihak, terutama mahasiswa, untuk mempromosikan dan menggalakkan zakat. Forum ini diharapkan menghasilkan komitmen bersama untuk mewujudkannya. Pihak dinas juga menghargai transparansi informasi publik BAZNAS Bengkalis yang dapat diakses melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di media sosial dan situs website BAZNAS Kabupaten Bengkalis. Kepala Satuan Intelijen (KASAT INTEL) Polres Bengkalis, diwakili oleh BRIPKA Syafei, menyoroti maraknya penggalangan donasi oleh pihak yang tidak dikenal (OTK) yang mengatasnamakan kemanusiaan, terutama di tengah krisis di Palestina. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan dan edukasi masyarakat tentang organisasi ilegal. Polres Bengkalis bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Bengkalis untuk mengatasi masalah ini dan melindungi masyarakat. Tengku Muhammad Iqbal selaku Koordinator RRI Pro 1 Bengkalis dan Sri Mawarti Syarif, reporter senior, berbagi pengetahuan mengenai praktik dan peran komunikasi publik dalam memberdayakan generasi muda untuk mempromosikan dan menggerakkan program zakat di Bengkalis. Pertemuan tersebut ditutup dengan penandatanganan kesepakatan kerja sama dan sesi foto bersama. (HUM-BAZNAS-BKS).
BERITA12/11/2024 | Bagas M, S.Sos.
Pengumpulan Dan Pendistribusian Adalah Dua Bidang Yang Saling Berkaitan
Pengumpulan Dan Pendistribusian Adalah Dua Bidang Yang Saling Berkaitan
BUKIT BATU. Pengumpulan dan pendistribusian merupakan dua bidang yang tidak bisa dipisahkan dalam pengelolaan zakat. Oleh karenanya pendistribusian dan pendayagunaan zakat untuk kesejahteraan umat akan teralisasi dengan maksimal jika pengumpulannya juga maksimal.’’Ujar Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kabupaten Bengkalis saat memberikan sosialisasi ZIS-DSKL sekaligus pendistribusian zakat sebesar Rp.27.120.000 untuk pembelian kapal pompong nelayan untuk mustahik (Chris Subianto) di Desa Dompas Kecamatan Bukit Batu pada Kamis (07/11/2024). Risman Hambali menyatakan bahwa dalam mengimplementasikan program-program pendayagunaan zakat BAZNAS Kabupaten Bengkalis membutuhkan dukungan dan sinergi dari semua pihak. ‘’ Setiap melaksanakan kegiatan sosialisasi BAZNAS Kabupaten Bengkalis mengajak kepada kita semua untuk bersama-sama saling berkolaborasi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan umat. Upaya-upaya tersebut dapat dilakukan melalui pembentukan UPZ di setiap daerah dan memaksimalkan pengumpulan zakat, infak dan sedekah melalui berbagai upaya seperti penyebaran kotak infak, membuat kampanye zakat melalui media sosial, mengajak kepada para muzaki untuk menunaikan zakatnya di BAZNAS Kabupaten Bengkalis dan upaya lainnya. Insya Allah dengan adanya kerja sama tersebut dan saling berkomitmen, apa yang menjadi cita-cita kita untuk mensejahterakan umat akan terwujud dan akan berdampak juga dengan majunya Negeri Junjungan yang kita cintai ini.’’ Ungkap Risman Hambali. Selanjutnya dalam pemaparannya, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bengkalis Risman Hambali juga menjelaskan bahwa, ‘’berdasarkan Undang-Undang No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, yang dimaksud dengan pengelolaan zakat adalah kegiatan perencanaan, pelaksanaan, dan pengoordinasian dalam pengumpulan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat. Pengelolaan zakat tersebut harus berasaskan pada: syariat Islam, amanah, kemanfaatan, keadilan, kepastian hukum, terintegrasi, dan akuntabilitas. Pengelolaan zakat harus dikelola berdasarkan syariat Islam dan dapat dipercaya, serta untuk memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi mustahik dengan pendistribusian yang dilakukan secara adil, dan memberi jaminan kepastian hukum bagi mustahik dan muzaki.’’Ujarnya. Turut hadir Pj Kepala Desa Dompas, Ketua BPD, perangkat desa dan tamu undangan lainnya. Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan penyaluran bantuan kepada mustahik. (HUM-BAZNAS-BKS).
BERITA07/11/2024 | Bagas M, S.Sos.
Inovasi Zakat Untuk Pengentasan Kemiskinan
Inovasi Zakat Untuk Pengentasan Kemiskinan
BUKIT BATU. Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bengkalis Ismail mengajak kepada semua pihak untuk memperkuat komitmen dan menciptakan sinergitas dengan BAZNAS dalam upaya kebangkitan zakat di Kabupaten Bengkalis agar dalam pengelolaan zakat, infak dan sedekah dapat terus berinovasi dan berkembang sehingga memperluas dampak pendayagunaan zakat untuk mengentaskan kemiskinan. Hal itu ia sampaikan saat menjadi narasumber pada kegiatan Pendampingan dan Suvervisi KUA Pemberdayaan Ekonomi Umat yang dilaksanakan di Kantor Urusan Agama Kecamatan Bukit Batu pada Kamis (07/11/2024) ‘’BAZNAS Kabupaten Bengkalis telah berkomitmen untuk terus berkolaborasi dan bersinergi dalam mengembangkan potensi zakat dengan berbagai stakeholder dan lembaga terkait. Dalam setiap momen pertemuan dan kegiatan kami selalu menyampaikan hal ini. Selain itu, untuk mengoptimalkan potensi zakat juga perlu meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa zakat adalah kewajiban. Dengan kehadiran BAZNAS yang sudah dikenal kiprahnya dalam pengelolaan zakat diharapkan bisa lebih mudah dalam mengajak masyarakat untuk menunaikan kewajiban ini. Kalau potensi zakat bisa ditingkatkan maka bukan tidak mungkin upaya pengentasan kemiskinan khususnya di Kabupaten Bengkalis dapat dipercepat dan direalisasikan secara maksimal. Karena kita tahu bahwa dengan dana zakat, infak dan sedekah ini kita bisa mengurangi kesenjangan sosial antara si kaya dan si miskin,” Ungkap Ismail. Kabupaten Bengkalis ini memiliki potensi zakat yang sungguh luar biasa’’ Sambungnya. Berdasarkan riset dari berbagi sumber, Negeri Junjungan ini memiliki potensi zakat yang sangat besar dari perusahaan dan perindustrian, pertanian , perkebunan (kelapa sawit, karet, kelapa dan pinang), perdagangan, pengusaha emas, pendapatan dan jasa dan masih banyak lagi. Jika diakumulasikan berkisar sampai 50 Miliar pertahunnya. Dengan pengumpulan yang maksimal dari potensi zakat tersebut, tentu sangat mampu untuk mengatasi permasalahan kemiskinan yang ada saat ini serta dapat membantu program Pemerintah Daerah dalam mewujudkan Negeri Junjungan yang maju dan sejahtera.’’ Disampaikan Ketua BAZNAS Kabupaten Bengkalis Ismail. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Kabupaten Bengkalis Ismail, Kasi Penyelenggara Zakat dan Wakaf dari Kemenag Bengkalis H. Charles, Penyuluh Agama (Da’i Bermasa) Kecamatan Bukit Batu dan undangan lainnya. (HUM-BAZNAS-BKS).
BERITA07/11/2024 | Bagas M, S.Sos.
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Bengkalis.

Lihat Daftar Rekening →