Berita Terbaru
BAZNAS Bengkalis Gelar Sosialisasi ZIS-DSKL dan Salurkan Bantuan untuk Mustahik di Desa Meskom
MESKOM – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bengkalis melaksanakan Sosialisasi Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL) di Balai Pelatihan Kusuma, Kantor Desa Meskom, Selasa (30/09/2025).
Kegiatan ini dirangkaikan dengan penyaluran bantuan konsumtif satu kali penyaluran berupa uang tunai dengan total Rp2.250.000 kepada 9 mustahik/penerima manfaat.
Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bengkalis menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pentingnya ZIS-DSKL dalam memperkuat kesejahteraan umat. Selain itu, penyaluran bantuan konsumtif ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan mustahik.
"Kami berharap kegiatan ini bisa memberikan manfaat ganda, tidak hanya berupa bantuan langsung kepada mustahik, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat dan infak melalui BAZNAS agar penyalurannya lebih tepat sasaran," ungkapnya.
Kegiatan ini disambut baik dan penuh antusias oleh masyarakat, yang menilai program BAZNAS Bengkalis sangat membantu sekaligus memberikan pemahaman baru tentang pentingnya menunaikan zakat, infak, sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya.
Acara tersebut dihadiri oleh Plt. Kabag Pengumpulan BAZNAS Kabupaten Bengkalis, Daeng Muhammad Thalib Johari, Relawan BAZNAS Kabupaten Bengkalis, Kepala Dusun, pengurus masjid dan musala sekitar, serta para mustahik penerima bantuan. (HUM-BAZNAS-BKS)
BERITA30/09/2025 | Wan Aditya Dwi Kurniawan, S.Tr.Kom.
Wujudkan Ekonomi Mandiri, BAZNAS Bengkalis Gelar Pengkapasitasan Mustahik UMKM
Bukit Batu – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bengkalis menggelar kegiatan Pengkapasitasan Mustahik UMKM Tahun 2025 di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bukit Batu, Sabtu (27/09/2025).Sebanyak 37 mustahik penerima program UMKM dari tiga kecamata yaitu Kecamatan Bukit Batu, Kecamatan Siak Kecil dan Kecamatan Bandar Laksamana mengikuti kegiatan ini. Agenda meliputi penyaluran bantuan serta pendampingan pembelanjaan usaha mustahik.Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas usaha para mustahik, memberikan pemahaman dalam pengelolaan usaha, serta memastikan bantuan yang disalurkan benar-benar dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pengembangan ekonomi produktif.Ketua BAZNAS Kabupaten Bengkalis, Ismail, dalam sambutannya menegaskan bahwa program ini merupakan wujud komitmen BAZNAS dalam meningkatkan kapasitas penerima manfaat.“Program UMKM ini bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi juga pendampingan agar usaha yang dijalankan para mustahik bisa lebih mandiri dan berkelanjutan,” ungkapnya.Senada, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bengkalis menekankan pentingnya peran aktif mustahik dalam mengelola bantuan yang diberikan.“Kami berharap para mustahik benar-benar memaksimalkan bantuan dan pendampingan ini untuk meningkatkan ekonomi keluarga,” ujarnya.Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bengkalis kembali menegaskan komitmennya dalam memberdayakan mustahik agar tidak hanya bergantung pada bantuan, melainkan tumbuh menjadi pelaku usaha yang tangguh.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Bengkalis, Nia Sarah, staf, relawan, serta pendamping BAZNAS Kabupaten Bengkalis, dan Staf KUA Kecamatan Bukit Batu. (HUM-BAZNAS-BKS)
BERITA27/09/2025 | Wan Aditya Dwi Kurniawan, S.Tr.Kom.
Sinergi BAZNAS bengkalis, Pemerintah dan Relawan: Salurkan bantuan senilai Rp108,7 Juta untuk Korban Kebakaran di Kecamatan Bukit Batu
BENGKALIS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bengkalis bersama dengan Pemerintah Kabupaten Bengkalis menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp70 juta beserta paket sembako kepada tujuh korban kebakaran di Desa Bukit Batu Kecamatan Bukit Batu, tepatnya di kawasan Desa Wisata Bukit Batu, Dusun Bukit Batu Laut pada Rabu (24/09/2025). Penyaluran bantuan dilakukan langsung di lokasi kebakaran dan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Bengkalis, Kasmarni, didampingi Ketua BAZNAS Kabupaten Bengkalis.
Selain itu, BAZNAS Kabupaten Bengkalis juga bekerja sama dengan Relawan Bukit Batu dan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kecamatan Bukit Bukit Batu dalam menyalurkan bantuan senilai Rp37,8 juta dari penggalangan donasi, sebagai bentuk kepedulian terhadap para korban.
Ketua BAZNAS Kabupaten Bengkalis menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program Baznas Tanggap Bencana (BTB) Bidang Kemanusiaan. “Bantuan yang kami salurkan ini adalah wujud nyata kepedulian sekaligus respons cepat BAZNAS Bengkalis untuk membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh donatur dan muzaki yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS,” ujarnya.
Dalam hal ini BAZNAS Kabupaten Bengkalis, Pemerintah Kabupaten Bengkalis serta semua pihak berharap bantuan-bantuan tersebut dapat meringankan beban para korban sekaligus memberikan semangat baru untuk segera bangkit pasca musibah kebakaran yang terjadi.
Acara penyerahan bantuan turut dihadiri Anggota DPRD Bengkalis Asep Setiawan, Camat Bukit Batu Acil Esyno, Wakil Ketua I BAZNAS Bengkalis, Kepala Dinas Sosial Paulina, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Emilda Susanti, Plt. Kabag Kesra Setda H. Herman Nur, Kepala Desa Bukit Batu Mahendra, serta sejumlah masyarakat di Desa Bukit Batu. (HUM-BAZNAS-BKS)
BERITA24/09/2025 | Wan Aditya Dwi Kurniawan, S.Tr.Kom.
Mimpi Jadi Nyata, 5 Anak Bengkalis Siap Kuliah di Al-Azhar Mesir dengan Beasiswa Penuh BAZNAS
BENGKALIS – Bupati Bengkalis, Kasmarni, secara resmi menyalurkan bantuan program beasiswa Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bengkalis bagi mahasiswa yang berhasil lolos tes seleksi beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir. Penyerahan dilakukan secara simbolis di Wisma Daerah Sri Mahkota Bengkalis, Senin (22/9/2025).
Sebanyak lima mahasiswa dinyatakan lulus seleksi dan mendapatkan bantuan. Bantuan tersebut diberikan dengan harapan dapat menjadi penyemangat bagi para penerima dalam menuntut ilmu di negeri para ulama, sekaligus bisa mengharumkan nama Kabupaten Bengkalis di kancah internasional.
Dalam sambutannya, Bupati Kasmarni menitipkan pesan agar kesempatan emas ini tidak disia-siakan. Ia mengingatkan pentingnya belajar dengan sungguh-sungguh, disiplin, serta penuh tanggung jawab demi menyelesaikan pendidikan tepat waktu. “Belajarlah dengan tekun, jaga nama baik keluarga dan Kabupaten Bengkalis di negeri orang. Jangan pernah lupakan doa untuk orang tua yang telah berkorban, serta panjatkan pula doa untuk daerah kita tercinta agar senantiasa menjadi negeri yang baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur,” ujarnya penuh harap.
Adapun mahasiswa penerima beasiswa yang akan berangkat ke Universitas Al- Azhar Kairo adalah M. Yafi Al Ngizza asal Desa Pematang Duku Timur Kecamatan Bengkalis, Riski Afandi Yahya asal Desa Buluh Manis Kecamatan Bathin Solapan, Muhammad Ilhan Safari asal Desa Teluk Rhu Kecamatan Rupat Utara, Bening Rahmadani asal Desa Kuala Penaso Kecamatan Talang Muandau, serta Aisyah Zuhdiyah asal Kelurahan Air Jamban Kecamatan Mandau.
Masing-masing dari mereka mendapatkan bantuan komprehensif berupa biaya keberangkatan dan pengurusan dokumen sebesar Rp26 juta per orang, ditambah biaya hidup bulanan Rp1,5 juta per orang selama delapan semester. Selain itu, BAZNAS Bengkalis juga menyerahkan bantuan insidental sebesar Rp10 juta per orang kepada sembilan mahasiswa asal Bengkalis yang saat ini menempuh pendidikan di Timur Tengah.
Ketua BAZNAS Kabupaten Bengkalis, Ismail, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Bupati Kasmarni terhadap program beasiswa ini. Ia menegaskan bahwa program tersebut dapat terlaksana berkat kepercayaan para muzaki yang menyalurkan zakat melalui BAZNAS.
Sementara itu, para penerima beasiswa menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Bupati Bengkalis, BAZNAS, serta para muzaki yang telah memberikan kesempatan berharga untuk menempuh pendidikan tinggi di luar negeri.
Acara penyerahan bantuan ini turut dihadiri sejumlah pejabat Pemkab Bengkalis, di antaranya Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Johansyah Syafri, Kadis Kominfotik H. Suwarto, Kadis Dalduk KB H. Hambali, Kadis Sosial Paulina, Kepala Bappeda Rinto, Kepala Kesbangpol Agus Sofyan, Plt. Kabag Kesra Herman, serta Sekretaris Disdik Muthu Saily. Hadir pula Wakil Ketua II dan III BAZNAS Bengkalis, Umayyah, beserta undangan lainnya. (HUMAS-BAZNAS-BKS)
BERITA22/09/2025 | Bagas M, S.Sos.
Dorong Ekonomi Umat, BAZNAS Bengkalis Bantu Usaha Ayam Potong di Kecamatan Bantan
BENGKALIS - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bengkalis kembali menyalurkan zakat pada bidang ekonomi produktif. Kali ini, bantuan senilai Rp 6.170.000,- diberikan untuk pengembangan usaha ayam potong milik Nasirun, warga Desa Bantan Air, Kecamatan Bantan, Minggu (21/09/2025).
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bengkalis, Ismail. Ia menjelaskan bahwa program zakat produktif ini diharapkan mampu membantu mustahik meningkatkan taraf hidup melalui usaha mandiri yang berkelanjutan.
“Zakat tidak hanya disalurkan untuk kebutuhan konsumtif, tetapi juga diarahkan agar bisa memberdayakan ekonomi umat. Kami berharap bantuan ini bisa menjadi modal yang berkembang dan membawa manfaat bagi keluarga penerima,” ungkap Ismail.
Nasirun sebagai penerima bantuan menyampaikan rasa syukur dan ucapan terima kasihnya kepada BAZNAS Bengkalis serta para muzaki yang telah menyalurkan zakatnya. “Terima kasih atas perhatian dan dukungan ini, semoga Allah membalas kebaikan para muzaki,” ujarnya.
BAZNAS Bengkalis berkomitmen untuk terus memperluas program ekonomi produktif di berbagai sektor, dengan harapan semakin banyak mustahik yang mampu bangkit dan mandiri secara ekonomi melalui zakat yang dikelola dengan amanah. (HUM-BAZNAS-BKS)
BERITA21/09/2025 | Wan Aditya Dwi Kurniawan, S.Tr.Kom.
BAZNAS Bengkalis Pastikan Bantuan Ekonomi Produktif Tepat Sasaran Lewat Monitoring
BENGKALIS - Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bengkalis, Ismail, melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi terhadap sejumlah penerima bantuan program ekonomi produktif di Kecamatan Bantan, Minggu (21/09/2025). Kegiatan ini menyasar kepada para mustahik penerima bantuan ternak dan usaha produktif yang sebelumnya telah difasilitasi oleh BAZNAS Bengkalis.
Monitoring dilakukan di beberapa lokasi, di antaranya penerima bantuan Program Bantuan Ternak Sapi atas nama Sakdun di Jalan Sepakat Desa Kembung Luar, kelompok budidaya udang vaname di Desa Teluk Papal, serta penerima bantuan usaha ternak ayam, Rozana, yang beralamat di Jalan Antara Desa Selat Baru.
Ismail menjelaskan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi ini bertujuan memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar bermanfaat serta mampu meningkatkan kesejahteraan mustahik. Ia menekankan pentingnya pendampingan agar program yang dijalankan dapat berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Kepala Kantor Layanan Duri, Faruk Baihaqi Muhammad, pendamping BAZNAS Kabupaten Bengkalis, Suhardi, staf umum, serta relawan BAZNAS Kabupaten Bengkalis.
BAZNAS Bengkalis berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan dan pembinaan kepada para penerima bantuan agar program pemberdayaan ekonomi dapat berjalan optimal sesuai dengan harapan. (HUM-BAZNAS-BKS)
BERITA21/09/2025 | Wan Aditya Dwi Kurniawan, S.Tr.Kom.
BAZNAS Bengkalis dan Gerakan Pramuka Kolaborasi Gerakkan Budaya Berinfak
BENGKALIS — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bengkalis menyerahkan sebanyak 200 kaleng infak kepada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kwarran. Gerakan Pramuka Kecamatan Bengkalis. Penyerahan tersebut dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kabupaten Bengkalis, Kamis (18/9/2025).
Kaleng infak secara simbolis diserahkan oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bengkalis kepada Ketua Kwarran Gerakan Pramuka Kecamatan Bengkalis, Fitra Rama, didampingi Ketua UPZ Kwarran, Nurul Huda. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Pengumpulan BAZNAS Kabupaten Bengkalis, Daeng Muhammad Thalib Johari.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bengkalis menyampaikan bahwa program kaleng infak merupakan salah satu upaya untuk memudahkan layanan pengumpulan zakat, infak dan sedekah dari masyarakat. Menurutnya, kolaborasi bersama Kwarran Gerakan Pramuka Kecamatan Bengkalis akan semakin memperluas manfaat sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter bagi generasi muda melalui Gerakan Pramuka.
“Program kaleng infak ini adalah upaya nyata BAZNAS untuk mendekatkan layanan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat. Dengan dukungan UPZ Kwarran Gerakan Pramuka Kecamatan Bengkalis, kami berharap gerakan kebaikan ini dapat semakin meluas dan menjadi sarana pendidikan karakter bagi generasi muda, khususnya melalui Gerakan Pramuka,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Kwarran Gerakan Pramuka Kecamatan Bengkalis, Fitra Rama, menyambut baik amanah yang diberikan BAZNAS Kabupaten Bengkalis. “Kaleng infak ini akan kami distribusikan ke gugus depan dan unit Pramuka lainnya, agar para anggota Pramuka dapat ikut menggerakkan budaya berbagi sejak dini. Semoga langkah ini membawa keberkahan bagi umat,” ungkapnya. (HUM-BAZNAS-BKS)
BERITA18/09/2025 | Wan Aditya Dwi Kurniawan, S.Tr.Kom.
Momen Pengukuhan MUI Bukit Batu, Kaum Dhuafa Terima Bantuan Sembako dari BAZNAS Bengkalis.
BUKIT BATU— Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bengkalis melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) MUI Kabupaten Bengkalis menyalurkan sebanyak 25 paket sembako kepada kaum dhuafa. Penyaluran tersebut dilaksanakan bertepatan dengan acara pengukuhan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Bukit Batu di Masjid Al-Amin, Sungai Pakning, Sabtu (13/9/2025).
Paket sembako secara simbolis diserahkan oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bengkalis.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bengkalis menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan peran BAZNAS dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, sekaligus sebagai bentuk sinergi bersama MUI untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi umat.
“Alhamdulillah, pada momentum yang penuh berkah ini kita dapat menyalurkan 25 paket sembako untuk saudara-saudara kita yang membutuhkan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban mereka, sekaligus menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus menebar kebaikan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, BAZNAS Bengkalis terus berkomitmen dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar dapat tepat sasaran dan dirasakan langsung oleh masyarakat yang berhak menerima. (HUM-BAZNAS-BKS)
BERITA13/09/2025 | Bagas M, S.Sos.
Momentum Maulid Nabi, BAZNAS Bengkalis Berbagi Kebahagiaan dengan 43 Anak Yatim
BENGKALIS – Sebagai wujud kepedulian dan semangat berbagi, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bengkalis menyalurkan santunan sebesar Rp4,3 juta kepada 43 anak yatim. Penyaluran ini dilakukan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) MI Ibtidaul Huda Desa Teluk Papal, Kecamatan Bantan, pada Sabtu (13/9/2025).
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang mengangkat tema “Meneladani Akhlak serta Meningkatkan Kecintaan kepada Rasulullah SAW”. Ceramah agama disampaikan oleh Ustadzah Lisa Rahayu yang mengajak jamaah untuk meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Santunan kepada anak yatim secara simbolis diserahkan langsung oleh Kepala Bagian Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Bengkalis, Nia Sarah. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya bentuk kepedulian terhadap anak yatim, tetapi juga upaya BAZNAS untuk terus menumbuhkan semangat kebersamaan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.
“Melalui santunan ini, kami berharap dapat memberikan kebahagiaan serta meringankan beban adik-adik kita. Semoga menjadi motivasi bagi kita semua untuk semakin meningkatkan kepedulian terhadap dhu'afa sebagaimana keteladanan Rasulullah SAW,” ujar Nia Sarah.
Selain mempererat tali silaturahmi, momentum ini juga menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah-tengah masyarakat Desa Teluk Papal. (HUM-BAZNAS-BKS)
BERITA13/09/2025 | Bagas M, S.Sos.
BAZNAS Bengkalis Sosialisasi Zakat, Infak, Sedekah dan Dana Sosial Keagamaan di Kelurahan Gajah Sakti
MANDAU, 10 September 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bengkalis menggelar kegiatan sosialisasi zakat, infak, sedekah serta dana sosial keagamaan lainnya sekaligus pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Kelurahan Gajah Sakti Kecamatan Mandau. Acara berlangsung di Kantor Lurah Gajah Sakti pada Rabu (10/09/2025).
Kegiatan dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bengkalis, Ismail, didampingi Kepala Kantor Layanan BAZNAS Bengkalis Wilayah Duri, Faruk Baihaqi Muhammad, Kepala Bagian Pengumpulan, Daeng Muhammad Thalib Johari, Relawan BAZNAS Bengkalis, Muhammad Syafiq serta Relawan Kantor Layanan, Herman Toni.
Selain sosialisasi, BAZNAS Bengkalis juga menyalurkan bantuan paket sembako kepada para dhuafa di wilayah Kelurahan Gajah Sakti sebagai bentuk kepedulian sosial dan wujud nyata pemanfaatan dana zakat.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Bengkalis, Ismail, menyampaikan bahwa keberadaan UPZ di kelurahan/desa sangat penting untuk memperkuat peran masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat. “Pembentukan UPZ di Kelurahan Gajah Sakti ini merupakan langkah strategis agar pengumpulan dan pendistribusian zakat bisa lebih terarah, transparan dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Zakat, infak, sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga berfungsi sosial untuk membantu mengurangi kemiskinan,” jelas Ismail.
Ismail juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya di Kelurahan Gajah Sakti, untuk bersama-sama mendukung keberadaan UPZ dan menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS, sehingga pengelolaan dana umat lebih optimal, amanah dan berdampak luas. Dengan adanya UPZ di Kelurahan Gajah Sakti, diharapkan akan semakin banyak muzaki yang tergerak menunaikan zakatnya dan semakin banyak mustahik yang dapat merasakan manfaatnya. (HUM-BAZNAS-BKS)
BERITA10/09/2025 | Bagas M, S.Sos.
Tak Hanya Jaga Keamanan, Polres Bengkalis Juga Jaga Kemaslahatan Lewat Zakat
POLRES BENGKALIS – Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Polres Bengkalis kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menyalurkan zakat sebesar Rp125.366.000 kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bengkalis pada Selasa, 9 September 2025. Penyerahan dilakukan secara langsung oleh Kapolres Bengkalis, AKBP Budi Setiawan, dan diterima secara simbolis oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bengkalis.
Kapolres Bengkalis, AKBP Budi Setiawan, menyampaikan bahwa zakat tersebut merupakan hasil pengumpulan dari para personel Polres Bengkalis melalui UPZ. Ia berharap zakat yang dititipkan dapat memberi manfaat luas bagi masyarakat yang membutuhkan. “Semoga zakat ini bermanfaat bagi penerimanya dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun kemaslahatan umat. Sinergi ini semoga terus terjalin dengan baik,” ujarnya.
Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bengkalis memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi Polres Bengkalis. Menurutnya, langkah ini menjadi teladan bahwa aparat kepolisian tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan, tetapi juga turut serta memperhatikan kesejahteraan sosial masyarakat. Ia menegaskan bahwa zakat yang terkumpul akan disalurkan sesuai ketentuan syariah agar tepat sasaran dan memberi dampak nyata.
Penyerahan zakat ini sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi antara institusi kepolisian dan lembaga amil zakat dapat menjadi kekuatan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya dukungan berbagai pihak, BAZNAS Bengkalis optimis program pemberdayaan umat bisa berjalan lebih optimal, sementara Polres Bengkalis menunjukkan komitmennya untuk hadir sebagai pelindung, pengayom, sekaligus mitra masyarakat dalam kebaikan.
Lebih dari sekadar kewajiban, penyaluran zakat ini juga mencerminkan nilai kebersamaan dan kepedulian yang harus terus dijaga. Semangat gotong royong dari aparat kepolisian dan lembaga zakat diharapkan mampu menginspirasi elemen masyarakat lain untuk berkontribusi, sehingga keberkahan dapat dirasakan secara lebih merata di Kabupaten Bengkalis. (HUM-BAZNAS-BKS).
BERITA09/09/2025 | Bagas M, S.Sos.
BAZNAS Bengkalis Dorong Kemandirian Ekonomi Mustahik Lewat Budidaya Lele
BENGKALIS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bengkalis melaksanakan kegiatan evaluasi dan monitoring terhadap program budidaya ikan lele yang dijalankan oleh Kelompok Izdihar, salah satu kelompok binaan zakat produktif yang berlokasi di Desa Wonosari, Kecamatan Bengkalis, pada (Sabtu, 06/09/2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa bantuan dan pendampingan yang telah diberikan oleh BAZNAS dapat berjalan secara optimal, serta memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik melalui sektor budidaya perikanan.
Dalam kegiatan tersebut, tim dari BAZNAS Kabupaten Bengkalis melakukan peninjauan langsung ke lokasi kolam budidaya, berdialog dengan anggota kelompok, serta melakukan evaluasi terkait perkembangan usaha, kendala yang dihadapi, dan rencana pengembangan ke depan.
Ketua BAZNAS Kabupaten Bengkalis, Ismail, menegaskan bahwa program zakat produktif seperti budidaya lele ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam memberdayakan umat, khususnya masyarakat prasejahtera.
“Monitoring dan evaluasi ini penting agar program berjalan tepat sasaran dan bisa terus berkembang. Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah dari zakat yang dikelola dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi mustahik,” ungkapnya.
Ketua Kelompok Izdihar menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang berkelanjutan dari BAZNAS. Menurutnya, program ini tidak hanya memberikan bantuan modal, tetapi juga membuka jalan menuju kemandirian ekonomi bagi para anggota kelompok yang mayoritas berasal dari kalangan mustahik.
“Alhamdulillah, kami sangat terbantu dengan program ini. Selain mendapatkan modal usaha, kami juga dibimbing agar bisa mengelola usaha budidaya lele dengan lebih baik,” ujarnya.
BAZNAS Kabupaten Bengkalis berharap, program budidaya lele ini dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi yang bisa direplikasi di desa-desa lain, serta menjadi bukti nyata bahwa zakat dapat menjadi solusi dalam pengentasan kemiskinan. (HUM-BAZNAS-BKS).
BERITA07/09/2025 | Bagas M, S.Sos.
BAZNAS Bengkalis Gandeng Pramuka Perkuat Literasi ZIS dan DSKL
BENGKALIS - 4 September 2025 – Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bengkalis menghadiri sekaligus melaksanakan sosialisasi tentang Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) pada kegiatan Pengukuhan Kamabigus se-Kwartir Ranting Bengkalis dan Pergantian Antar Waktu (PAW) Dewan Kerja Ranting Bengkalis Tahun 2025 yang digelar di Kantor Camat Bengkalis, Kamis (04/09/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bengkalis menyampaikan pentingnya pemahaman dan peran aktif generasi muda, khususnya anggota Pramuka, dalam mendukung pengelolaan dan penyaluran ZIS serta DSKL untuk kesejahteraan masyarakat.
Acara ini turut dihadiri KAMABIRAN Bengkalis, Taufik Hidayat, serta KA KWARAN Bengkalis, Fitra Rama. Kehadiran tokoh-tokoh ini semakin memperkuat sinergi antara gerakan Pramuka dengan BAZNAS dalam membangun kesadaran berzakat dan kepedulian sosial.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para pembina dan adik-adik Pramuka dapat menjadi agen sosialisasi zakat di tengah masyarakat. Zakat bukan hanya kewajiban agama, tetapi juga instrumen untuk pemerataan kesejahteraan,” ungkap Wakil Ketua I BAZNAS Bengkalis.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Dengan adanya sinergi antara Pramuka dan BAZNAS, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya tangguh dalam keterampilan, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi demi terwujudnya Bengkalis Bermarwah, Maju dan Sejahtera. (HUM-BAZNAS-BKS)
BERITA04/09/2025 | Bagas M, S.Sos.
Bengkalis Gelar Aksi Bengkalis Peduli Palestina, Media Bersatu Galang Donasi
BENGKALIS- 4 September 2025 – Aksi solidaritas untuk Palestina kembali bergema di Kabupaten Bengkalis. Media 3K3 Group bersama Riau Pos Group dan RRI Pro 1 Bengkalis menginisiasi kegiatan penggalangan donasi bertajuk Bengkalis Peduli Palestina, Kamis (04/09/2025).
Ketua BAZNAS Kabupaten Bengkalis, Ismail, menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya aksi kemanusiaan ini. Ia menegaskan bahwa dukungan media dan pers menjadi kekuatan penting dalam menyuarakan kepedulian masyarakat Bengkalis terhadap penderitaan rakyat Palestina.
“BAZNAS Kabupaten Bengkalis menyampaikan terima kasih kepada Media 3K3 Group, Riau Pos Group dan RRI Pro 1 Bengkalis yang telah menginisiasi gerakan penggalangan donasi untuk Palestina. Peran media dalam gerakan kemanusiaan ini sangat luar biasa dan patut diapresiasi,” ungkap Ismail.
Sementara itu, Ketua Media 3K3 Group, Budhy Arto Buwono, menuturkan bahwa kegiatan ini lahir dari komitmen bersama insan pers di Bengkalis. Sebelumnya telah dilakukan rapat koordinasi bersama BAZNAS Kabupaten Bengkalis untuk memastikan bahwa hasil donasi akan disalurkan secara tepat melalui lembaga resmi.
“Kegiatan ini murni atas dasar kemanusiaan. Kami dari Media 3K3 Group, Riau Pos Group dan RRI Pro 1 Bengkalis bergerak dalam gerakan pers peduli Palestina. Donasi yang terkumpul nantinya akan kami salurkan melalui BAZNAS Kabupaten Bengkalis. Aksi ini dilaksanakan di beberapa titik, seperti persimpangan jalan, toko-toko, instansi dan lembaga, dengan semangat kebersamaan,” jelasnya.
Kegiatan penggalangan donasi yang dipayungi oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Media 3K3 Group ini menjadi wujud nyata kepedulian masyarakat Bengkalis terhadap saudara-saudara di Palestina. Harapannya, aksi solidaritas ini dapat menjadi energi bersama dalam meringankan beban penderitaan rakyat Palestina serta memperkuat nilai kemanusiaan dan ukhuwah Islamiyah. (HUM-BAZNAS-BKS)
BERITA04/09/2025 | Bagas M, S.Sos.
BAZNAS RI dan Ivan Gunawan Salurkan 25.000 Liter Air Bersih untuk Gaza
JAKARTA. (3/9/2025) – Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI) bersama desainer dan public figure Ivan Gunawan menyalurkan bantuan tahap pertama untuk warga Gaza, Palestina. Bantuan tersebut berupa 25.000 liter air bersih dan 800 porsi makanan siap saji, yang didistribusikan pada 1–2 September 2025.
Air bersih disalurkan di lima titik strategis, yakni Abu Hasirah Port, Al Sheikh Radwan, Al Rasheed, Palestine Stadium, dan Al Moataz Tower. Dari penyaluran ini, sedikitnya 1.562 jiwa menerima manfaat dengan rata-rata 16 liter per orang. Adapun makanan siap saji didistribusikan di Palestine Kamp dan Al Ikhwa Kamp dengan total 800 penerima manfaat.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menegaskan bahwa air dan makanan merupakan kebutuhan mendasar yang sangat dibutuhkan masyarakat Gaza. Ia menyebut distribusi ini sebagai bentuk nyata solidaritas bangsa Indonesia, sekaligus komitmen BAZNAS untuk terus melanjutkan program bantuan secara bertahap.
Sementara itu, Ivan Gunawan menyampaikan rasa syukurnya atas tersalurkannya bantuan tahap pertama dari event Love Hope for Humanity. Ia juga mengumumkan rencananya untuk turun langsung menyalurkan bantuan berikutnya melalui Mesir pada 8 September mendatang, seraya memohon doa keselamatan dan kesehatan selama perjalanan.
Ivan menegaskan bahwa bantuan ini merupakan simbol cinta dan kepedulian yang tidak mengenal batas. “Di tengah reruntuhan dan luka yang belum sembuh, setetes harapan hadir dalam bentuk bantuan yang insyaAllah mampu meringankan beban saudara-saudara kita di Palestina,” ungkapnya. (HUM-BAZNAS-BKS)
BERITA04/09/2025 | Bagas M, S.Sos.
Bupati Bengkalis Kasmarni Raih Penghargaan BAZNAS Award 2025
BENGKALIS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bengkalis menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Bupati Bengkalis, Kasmarni, yang berhasil meraih penghargaan bergengsi dari BAZNAS RI pada ajang BAZNAS Award 2025.
Dalam perhelatan yang digelar di Jakarta, Kamis (28/8/2025), Kasmarni dianugerahi penghargaan sebagai Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad.
Ketua BAZNAS Kabupaten Bengkalis, Ismail, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bukti nyata komitmen Bupati Bengkalis dalam mendukung penguatan gerakan zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Bengkalis. Dukungan yang konsisten dari pemerintah daerah, menurutnya, menjadi dorongan besar bagi BAZNAS dalam melaksanakan berbagai program pemberdayaan umat.
“Penghargaan ini adalah kebanggaan kita bersama. Atas nama keluarga besar BAZNAS Kabupaten Bengkalis, kami mengucapkan selamat kepada Ibu Bupati Kasmarni. Semoga penghargaan ini semakin memperkuat sinergi Pemerintah Daerah bersama BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui zakat,” ujar Ismail.
BAZNAS Kabupaten Bengkalis berharap, dengan penghargaan ini, dukungan dan kolaborasi antara Pemerintah Daerah dan BAZNAS semakin meningkat sehingga manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat, khususnya di Negeri Junjungan. (HUM-BAZNAS-BKS)
BERITA28/08/2025 | Bagas M, S.Sos.
Program BAZNAS Sejalan dengan RPJMN 2025–2029
JAKARTA – Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Hj. Saidah Sakwan, MA, menegaskan bahwa program-program BAZNAS sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Menurutnya, dana sosial syariah, termasuk zakat, diarahkan untuk mendukung program prioritas pemerintah serta penanganan masalah sosial dan bencana, sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Hal ini disampaikan Saidah dalam Plenary Session “Capaian Kinerja 2020–2025 dan Isu Strategis Renstra Kedepan” pada Rakornas BAZNAS 2025 di Jakarta, Rabu (27/8/2025). Ia menjelaskan bahwa zakat tidak hanya berperan konsumtif, tetapi juga produktif untuk memberdayakan mustahik. “Distribusi konsumtif memang penting untuk kondisi darurat, tetapi pendayagunaan produktif adalah kunci bagi kemandirian mustahik,” tegasnya.
Dalam paparannya, Saidah memaparkan capaian BAZNAS 2020–2025 yang menunjukkan peningkatan signifikan. Selama pandemi 2021–2022, BAZNAS fokus pada pemulihan mustahik melalui bantuan langsung, ketahanan pangan, dan penguatan modal produktif. Sejak 2023 hingga 2024, program diarahkan pada pengentasan kemiskinan struktural melalui desa zakat, pengembangan ekonomi mustahik, dan dukungan bagi UMKM.
Saidah menargetkan pada 2026 tercapai proporsi ideal 50:50 antara pendistribusian konsumtif dan pendayagunaan produktif, dengan minimal 28 persen dana dialokasikan untuk pemberdayaan. Hal ini selaras dengan agenda Asta Cita Presiden dan RPJMN 2025–2029. Ia juga menyebut, pada 2024 penyaluran zakat nasional mencapai Rp39,48 triliun dan ditargetkan meningkat menjadi Rp45,5 triliun pada 2025, mencerminkan tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap zakat sebagai instrumen keuangan sosial.
Lebih lanjut, Saidah menekankan pentingnya menyelaraskan gerakan zakat dengan prioritas pembangunan pemerintah. Zakat dinilai strategis karena terkait dengan pengentasan kemiskinan, pengembangan wilayah, pembiayaan pembangunan, dan penguatan nilai kebangsaan. “Ini membuktikan bahwa pemerintah menghargai peran amil zakat di pusat maupun daerah sebagai mitra strategis dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan,” pungkasnya. (HUM-BAZNAS-BKS)
BERITA28/08/2025 | Bagas M, S.Sos.
Zakat Dinilai Berperan Penting dalam Pembangunan Nasional
JAKARTA – Plt. Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas, Pungkas Bahjuri Ali, menegaskan zakat memiliki peran penting dalam pembangunan nasional. Hal ini ia sampaikan pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025 di Jakarta, Rabu (27/8/2025). Ia juga mengapresiasi kiprah BAZNAS yang konsisten dalam mengentaskan kemiskinan dan mengurangi ketimpangan.
Menurutnya, meski angka kemiskinan nasional telah turun di bawah 10 persen, persoalan ketimpangan masih menjadi pekerjaan rumah besar. Di sinilah zakat berperan penting, bukan hanya dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga program pemberdayaan agar masyarakat mampu mandiri dan keluar dari garis kemiskinan.
Pungkas menegaskan pentingnya sinkronisasi program BAZNAS dengan arah pembangunan pemerintah. Ia mendorong agar program BAZNAS di tingkat provinsi dan kabupaten/kota terintegrasi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), sehingga dapat memberikan daya ungkit yang lebih besar terhadap pencapaian target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).
Lebih lanjut, ia menyoroti potensi zakat nasional yang sangat besar, yakni mencapai Rp327 triliun per tahun. Potensi ini harus dikelola secara optimal dengan membangun ekosistem yang mendorong masyarakat untuk tahu, mau, dan mampu menunaikan zakat. Faktor kepercayaan kepada lembaga pengelola zakat disebut sebagai kunci keberhasilan dalam mengoptimalkan potensi tersebut.
Pungkas menutup paparannya dengan menegaskan bahwa zakat dapat menjadi instrumen penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Dengan tata kelola yang baik dan dukungan teknologi digital, zakat diyakini mampu melengkapi keterbatasan APBN serta memberikan kontribusi besar bagi pengentasan kemiskinan dan pengurangan ketimpangan sosial di Indonesia. (HUM-BAZNAS-BKS)
BERITA28/08/2025 | Bagas M, S.Sos.
BPS: Kolaborasi dengan BAZNAS Strategis Tekan Angka Kemiskinan
JAKARTA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dinilai memiliki peran strategis dalam menurunkan angka kemiskinan di Indonesia. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, menegaskan pentingnya kolaborasi antara BPS dan BAZNAS agar penyaluran bantuan lebih tepat sasaran dan benar-benar diterima para mustahik.
Hal itu disampaikan Amalia saat menjadi pemateri dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS RI hari kedua di Jakarta, Rabu (27/8/2025).
Berdasarkan data BPS, jumlah penduduk Indonesia per 8 Agustus 2025 tercatat sebanyak 286,8 juta jiwa, dengan angka kemiskinan mencapai 23,85 juta orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 55 persen berada di lima provinsi, yaitu Jawa Timur (3,87 juta), Jawa Barat (3,6 juta), Jawa Tengah (3,3 juta), Sumatera Utara, dan Nusa Tenggara Timur.
“Jika dijumlahkan, ada 13,13 juta orang atau sekitar 55 persen dari penduduk miskin di Indonesia ada di lima provinsi tersebut,” jelas Amalia.
Amalia menuturkan, mayoritas masyarakat miskin berasal dari keluarga yang putus sekolah atau memiliki kepala rumah tangga lulusan SD. Sebagian besar bekerja di sektor pertanian (45,67 persen), sementara lainnya bekerja di sektor informal tanpa jaminan kesehatan.
“Jadi pendidikan itu penting untuk menjamin tingkat kesejahteraan sebuah keluarga,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah melalui Presiden Prabowo telah mendirikan sekolah rakyat bagi masyarakat miskin agar anak-anak tidak putus sekolah. Diharapkan, pendidikan dapat memutus rantai kemiskinan dari generasi ke generasi.
“Ini salah satu proses pemutusan rantai kemiskinan, jadi betapa pendidikan itu penting untuk menjamin kesejahteraan rumah tangga di generasi berikutnya,” kata Amalia.
Dalam kesempatan tersebut, Amalia juga menawarkan kerja sama BPS dengan BAZNAS melalui pemanfaatan Data Tunggal Kesejahteraan (DTSEN). Dengan kerja sama ini, penyaluran bantuan diharapkan lebih akurat karena BPS memiliki basis data masyarakat miskin, sementara BAZNAS akan terjun langsung menyalurkan bantuan kepada mustahik.
“Kalau kolaborasi ini terjadi maka ini menjadi bagian penting proses pemutakhiran DTSEN yang bisa kita lakukan bersama-sama, untuk memetakan di mana orang miskin berada, siapa mereka, dan apakah sudah mendapat bantuan atau belum,” jelasnya.
Amalia juga mengungkapkan empat komoditas utama yang berkontribusi besar terhadap garis kemiskinan, yaitu beras, telur ayam, daging ayam, dan mi instan.
“Kalau mau mengintervensi, membantu meringankan beban orang miskin, berdasarkan survei kami empat komoditas inilah yang paling berpengaruh,” pungkasnya.(HUM-BAZNAS-BKS)
BERITA28/08/2025 | Bagas M, S.Sos.
BAZNAS Dianggap Lebih Fleksibel, Pemerintah Harap Kolaborasi Diperkuat
JAKARTA – Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan bahwa BAZNAS merupakan mitra strategis pemerintah dalam pembangunan manusia. Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS RI 2025 yang digelar di Jakarta, Selasa (26/8/2025).
Menurut Pratikno, peran BAZNAS tidak hanya sebatas menyalurkan zakat, tetapi juga mampu mengisi ruang-ruang yang belum sepenuhnya dijangkau oleh pemerintah. BAZNAS dinilai memiliki fleksibilitas yang lebih tinggi dibanding birokrasi pemerintah yang kerap terbentur aturan dan proses panjang dalam merespons kebutuhan masyarakat.
“Pemda atau birokrasi pada umumnya tidak fleksibel untuk merespons suatu hal, karena harus ada perencanaan, anggarannya sudah dialokasikan, dan seterusnya. Tapi mungkin fleksibilitas bisa dilakukan di BAZNAS,” ungkap Pratikno.
Ia menjelaskan, sifat fleksibel yang dimiliki BAZNAS menjadi keunggulan tersendiri, terutama dalam menghadapi situasi darurat. Peran BAZNAS diharapkan dapat menutup kelemahan pemerintah yang tidak bisa bergerak cepat, khususnya untuk program-program yang sangat mendesak.
Pratikno menekankan bahwa sektor kesehatan, pendidikan, dan penanganan bencana merupakan bidang prioritas yang membutuhkan dukungan cepat dan tepat. Menurutnya, kontribusi BAZNAS di tiga sektor tersebut sangat fundamental untuk mengurangi risiko kerugian besar yang harus ditanggung masyarakat jika penanganannya terlambat.
“Kalau kesehatan dan bencana itu prioritas utama, karena risiko kerugian yang ditanggung publik terlalu besar. Peran BAZNAS di sini sangat fundamental,” ujarnya.
Lebih jauh, Pratikno berharap sinergi antara pemerintah dan BAZNAS tidak hanya berlangsung di tingkat pusat, melainkan juga dapat diperkuat di daerah. Dengan kehadiran BAZNAS di seluruh daerah, kolaborasi diyakini dapat melahirkan koalisi bersama antara pemerintah daerah, masyarakat, dan lembaga zakat untuk mengatasi persoalan pembangunan manusia.
“Kami mengharapkan sekali, kerja sama ini bisa mendorong munculnya koalisi di daerah dalam mengatasi persoalan-persoalan pembangunan manusia. Kalau BAZNAS ada tim yang kita bisa sama-sama membahas secara detail kerja sama, nanti dari kami siap,” pungkasnya. (HUM-BAZNAS-BKS)
BERITA28/08/2025 | Bagas M, S.Sos.

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat
