Disaksikan Presiden Prabowo, BAZNAS RI Salurkan Lima Program Pemberdayaan bagi Mustahik
27/03/2025 | Penulis: Bagas M, S.Sos
Dokumentasi BAZNAS RI
JAKARTA. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan lima program pemberdayaan bagi mustahik dalam momen Zakat Istana yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Kamis (27/3/2025). Penyaluran ini turut disaksikan langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.
Kelima program tersebut meliputi ZCoffee untuk Disabilitas yang diberikan kepada R. Ulfa Nurelisa Gurmilang, program SDM Magang ke Luar Negeri yang diterima oleh Cepi Maulana, serta Zmart yang membantu Kustini dalam pengembangan usaha. Selain itu, ada program Z-Auto yang diberikan kepada Achmad Syaichu dan Program Rumah Layak Huni BAZNAS yang diperuntukkan bagi Anang. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA.
Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, para pimpinan lembaga tinggi negara, menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, serta pimpinan BUMN dan seluruh jajaran BAZNAS RI.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan bahwa zakat memiliki peran besar dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pengentasan kemiskinan, selaras dengan visi pemerintah dan program Asta Cita.
"Kita patut bersyukur karena bangsa ini tengah mempersiapkan generasi masa depan yang kuat. Bonus demografi serta visi Indonesia Emas 2045 telah menjadi pijakan utama pembangunan di era pemerintahan Prabowo-Gibran, dengan Asta Cita sebagai panduan utama dalam menciptakan kesempatan yang merata bagi seluruh masyarakat," ujar Kiai Noor.
Dalam empat tahun terakhir, total zakat yang disalurkan oleh BAZNAS terus meningkat, mencakup delapan asnaf penerima zakat dengan lima bidang utama. Bidang Ekonomi meliputi program Z-Mart, ZChicken, santripreneur, ZCoffee, Z-Auto, lumbung pangan, balai ternak, zakat community development, serta BAZNAS Microfinance. Bidang Sosial Kemanusiaan mencakup Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB), BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), Mobil Dapur Umum, Paket Logistik Keluarga, bantuan perjalanan, bantuan hidup, pelunasan utang, serta bantuan bagi anak yatim dan dhuafa. Bidang Kesehatan mencakup layanan Rumah Sehat BAZNAS yang kini telah mencapai 30 unit, Mobil Klinik, serta program sanitasi lingkungan. Bidang Pendidikan menyediakan beasiswa bagi mahasiswa di 113 perguruan tinggi dalam dan luar negeri, termasuk Al Azhar University di Kairo. Sementara itu, Bidang Dakwah mencakup program Membaca Al-Qur'an dalam bahasa isyarat, Quran Braille, advokasi muallaf, serta kaderisasi ulama.
Dalam kurun waktu empat tahun terakhir, rata-rata penerima manfaat program BAZNAS mencapai 32,7 juta jiwa per tahun, dengan 1,3 juta di antaranya telah berhasil keluar dari kemiskinan pada tahun 2024.
Kiai Noor menegaskan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam menjadikan zakat sebagai pilar utama pembangunan ekonomi dan kesejahteraan sosial. Menurutnya, zakat, infak, dan sedekah merupakan wujud nyata dari semangat gotong royong serta kepedulian sosial yang telah menjadi bagian dari jati diri bangsa.
"Melalui distribusi yang tepat dan strategi pemberdayaan yang terarah, zakat dapat menjadi motor penggerak sektor produktif, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan taraf hidup mustahik secara berkelanjutan," pungkasnya. (Dilansir media BAZNAS RI)
Press Release Lainnya

Melalui Siaran Pers BAZNAS Bengkalis Umumkan Total Penggalangan Donasi Palestina
Dukung Kesejahteraan Umat, Presiden Prabowo Puji Kinerja BAZNAS

91 Miliar Telah Disalurkan BAZNAS RI Ke Palestina

Sebagai Bentuk Penghargaan, BAZNAS Bengkalis Hadiahi Umrah Untuk Khafilah Bengkalis Beprestasi

Pengumuman Penerima Beasiswa Baznas Kabupaten Bengkalis 2023

BAZNAS Bengkalis dan BSI Merupakan Ekosistem Ekonomi Syariah

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
