Peluncuran Aplikasi Sistem Informasi POLESS (Poverty Less) Bengkalis
BAZNAS Kabupaten Bengkalis Dukung Peluncuran POLESS untuk Optimalisasi Penanggulangan Kemiskinan
18/11/2025 | Wan Aditya Dwi Kurniawan, S.Tr.Kom.PEKANBARU — BAZNAS Kabupaten Bengkalis menunjukkan komitmen kuat dalam upaya penanggulangan kemiskinan dengan menghadiri sekaligus menandatangani dukungan pada peluncuran Aplikasi Sistem Informasi POLESS (Poverty Less) Bengkalis. Kegiatan ini berlangsung pada Forum Kemitraan Multipihak dan Sinkronisasi Program Pusat-Daerah yang digelar di Ballroom Menara Dang Merdu Bank Riau Kepri Syariah, Pekanbaru, Senin (17/11/2025).
Bupati Bengkalis, Kasmarni, secara resmi meresmikan aplikasi tersebut sebagai langkah strategis untuk mempercepat pengentasan kemiskinan melalui sistem data terpadu dan kolaborasi lintas sektor. Dalam sambutannya, Bupati menyoroti masih adanya fragmentasi data serta tumpang tindih program penanganan kemiskinan yang menghambat efektivitas penyaluran bantuan. Karena itu, POLESS dihadirkan sebagai solusi untuk mewujudkan Satu Data Kemiskinan serta menyelaraskan kontribusi investasi sosial perusahaan dengan target pembangunan daerah.
Ketua BAZNAS Kabupaten Bengkalis, Ismail, turut menandatangani komitmen kerja sama sebagai wujud dukungan terhadap implementasi POLESS. Kehadiran BAZNAS memiliki peran penting karena lembaga ini merupakan ujung tombak penyaluran zakat, infak, dan sedekah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat penerima manfaat. Melalui pemanfaatan data yang lebih akurat dan terintegrasi, BAZNAS Bengkalis dapat menyalurkan bantuan secara lebih tepat sasaran dan terukur.
Aplikasi POLESS yang digagas oleh Sekretaris Daerah Bengkalis, dr. Ersan Saputra TH, diharapkan menjadi sistem tunggal berbasis data yang memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Bupati Kasmarni mengajak seluruh pihak, termasuk BAZNAS, untuk bersinergi dalam penerapan aplikasi ini agar upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Bengkalis berjalan lebih efektif, efisien, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. (HUM-BAZNAS-BKS)